Perpustakaan Lapas Banjarmasin Dorong Pembinaan Intelektual
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 99

Dok. Humas Lapas Banjarmasin (Dok. Istimewa)
BANJARMASIN, PAStime News – Lapas Kelas IIA Banjarmasin terus menyajikan program pembinaan yang memberikan dampak baik bagi para Warga Binaan, pada Senin (30/3).
Di samping itu, pemanfaatan layanan perpustakaan juga menjadi cara untuk meningkatkan pengetahuan mereka.
Dengan cara ini, perpustakaan menjadi tempat yang damai dan bermakna di tengah lingkungan penahanan.
Selain itu, rak buku yang tertata rapi memberikan kesempatan untuk membaca, belajar, dan memperluas cara berpikir.
Selanjutnya, kegiatan membaca di manfaatkan untuk mengisi waktu dengan cara yang bermanfaat dan produktif.
Karena itu, kegiatan ini menjadi bagian yang penting dari pengembangan kepribadian yang terus menerus.
Di sisi lain, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menekankan pentingnya posisi perpustakaan.
“Perpustakaan menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan Warga Binaan,” katanya.
Dia juga menambahkan betapa pentingnya menjaga produktivitas selama menjalani masa hukuman.
Di sisi lain, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik, Gilang Wisnuwardhana, juga menekankan keuntungan dari membaca.
“Lewat perpustakaan, mereka bisa meningkatkan kualitas diri dan mengembangkan pola pikir yang lebih baik,” jelasnya.
Dia juga berpendapat bahwa kegiatan ini sederhana namun memberikan dampak positif yang besar bagi pembinaan yang berkelanjutan.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan, MPH, merasakan manfaat langsung dari fasilitas tersebut.
“Dengan membaca, saya merasa lebih tenang dan mendapatkan banyak ilmu baru,” katanya.
Selain itu, dia merasa waktu yang di jalani menjadi lebih berarti dan tidak terbuang percuma.
Dengan demikian, perpustakaan berfungsi sebagai tempat edukatif sekaligus ajang untuk merenungkan diri.
Oleh karena itu, Lapas Banjarmasin terus memperkuat pembinaan yang penuh humanisme dan berfokus pada peningkatan kualitas manusia.
Tidak hanya itu, langkah ini sejalan dengan semangat pengembangan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
- Penulis: Husni
