Penemuan Mayat di Bojonggede Gegerkan Warga, Korban Ditemukan Dalam Kondisi Membusuk di Rumah Terkunci
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 75

Penemuan Mayat di Bojonggede Gegerkan Warga, Korban Ditemukan Dalam Kondisi Membusuk di Rumah Terkunci dok:(Istimewa)
BOJONGGEDE,PAStime News – Penemuan jasad pria di dalam rumah terkunci di Bojonggede memicu perhatian warga, setelah korban tidak dapat di hubungi selama satu bulan dan di temukan dalam kondisi mengenaskan.
Warga Gang Dahlia 8, Kelurahan Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, dikejutkan oleh penemuan mayat.
Selain itu, kejadian ini langsung menarik perhatian masyarakat sekitar.
Dengan demikian, situasi lingkungan menjadi ramai oleh kehadiran warga.
Korban berjenis kelamin laki-laki berinisial WI, berusia 48 tahun.
Saat di temukan, kondisi jasad sudah mengering dan hampir menjadi kerangka.
Oleh karena itu, warga menduga korban telah meninggal cukup lama.
Selanjutnya, korban di temukan terbaring di kursi panjang di dalam rumahnya.
Selain itu, pintu dan jendela rumah dalam kondisi terkunci rapat.
Dengan begitu, kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan keluarga.
Ketua RT setempat, Brian, menjelaskan awal mula penemuan tersebut.
Menurutnya, keluarga datang menjenguk korban pada Sabtu petang, 18 April 2026.
Namun demikian, keluarga tidak berhasil menghubungi korban selama sekitar satu bulan.
Karena itu, keluarga bersama pengurus RT dan RW membuka paksa pintu rumah.
Setelah pintu terbuka, bau menyengat langsung tercium dari dalam rumah.
Kemudian, mereka menemukan jenazah di ruang tamu dalam posisi duduk di kursi.
“Untuk jenazah itu, saya mendapat kabar bahwa dia hanya penunggu rumah ini,” kata Brian.
“Pemilik rumah sedang berada di luar kota. Selain itu, korban tinggal sendirian menjaga rumah,” lanjutnya.
Sementara itu, Brian menjelaskan kondisi jenazah sudah tidak baik saat ditemukan.
Oleh sebab itu, ia memperkirakan korban meninggal sejak lama.
Dengan demikian, kondisi tubuh menunjukkan tanda pembusukan lanjut.
Setelah itu, pihak kepolisian mengevakuasi jenazah dari lokasi kejadian.
Namun demikian, keluarga sepakat tidak memperpanjang kasus tersebut.
Akhirnya, keluarga langsung memakamkan korban setelah proses evakuasi selesai.
- Penulis: Husni
