Polres Tangsel Perkuat Pembinaan dan Silaturahmi, Cegah Tawuran di Bulan Ramadan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 103

Polres Tangsel Perkuat Pembinaan dan Silaturahmi, Cegah Tawuran di Bulan Ramadan
TANGERANG,PAStime News – Melalui pendekatan humanis dan kolaboratif, Polres Tangerang Selatan bersama masyarakat memperkuat pembinaan remaja, mendorong penyerahan senjata tajam, serta menjaga keamanan lingkungan selama bulan Ramadan.
Kapolres Tangerang Selatan, Boy Jumalolo, memimpin kegiatan silaturahmi dan pembinaan masyarakat.
Selain itu, Bambang Askar Sodiq turut mendampingi dalam kegiatan tersebut.
Selanjutnya, kegiatan berlangsung di Aula Kelurahan Ciputat pada dini hari.
Dengan demikian, kegiatan ini bertujuan mencegah aksi tawuran di wilayah Kota Tangerang Selatan.
Selain itu, kegiatan di mulai pukul 00.55 WIB dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Antara lain, pemerintah kelurahan dan tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Selanjutnya, para Ketua RW dan RT juga berpartisipasi aktif.
Dengan kehadiran ini, sinergi antar elemen masyarakat semakin kuat.
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan keprihatinan terhadap aksi tawuran yang masih terjadi.
Selain itu, ia menegaskan bahwa Ramadan seharusnya diisi kegiatan positif.
Oleh karena itu, ia mengimbau remaja untuk menjauhi tindakan kekerasan.
Selanjutnya, ia meminta remaja menyerahkan senjata tajam yang di miliki.
“Jangan sampai karena tawuran, Lebaran nanti di sel atau bahkan kehilangan nyawa.”
Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam pengawasan anak.
Menurutnya, orang tua harus membimbing anak agar tidak terjerumus dalam perilaku negatif.
Dengan demikian, pencegahan tawuran dapat dil akukan sejak lingkungan keluarga.
Selanjutnya, dalam kegiatan tersebut, peserta menyerahkan sejumlah senjata tajam secara sukarela.
Petugas mengamankan satu pedang, tiga celurit, dan satu stik golf.
Dengan langkah ini, potensi konflik di masyarakat dapat diminimalkan.
Selain itu, keamanan lingkungan menjadi lebih terjaga.
Di sisi lain, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pemolisian modern.
Selain itu, pendekatan yang digunakan mengedepankan langkah preventif.
Dengan demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Selain itu, Polres mengedepankan pendekatan humanis melalui pembinaan langsung kepada masyarakat.
Dengan pendekatan ini, remaja di harapkan menjauhi tawuran dan perilaku negatif.
Selanjutnya, masyarakat di ajak bersama menjaga keamanan lingkungan.
Akhirnya, sinergi antara polisi dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kamtibmas.
- Penulis: Husni
