Prabowo Naik KA Nusantara Explorer Menuju Batang, Perkuat Transportasi dan Pariwisata Nasional
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 31

Sumber: BPMI Setpres (Dok. Istimewa)
SEMARANG, PAStime News – Presiden Prabowo Subianto melanjutkan perjalanan kerjanya ke Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7), setelah sebelumnya meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang.
Selanjutnya, Presiden memilih menggunakan KA Nusantara Explorer. Pilihan tersebut menjadi bagian penting dalam rencana kerja sekaligus menunjukkan dukungan terhadap sistem transportasi nasional.
Sebelum berangkat, Presiden menyatakan ingin mencoba layanan kereta api terbaru yang di kembangkan oleh PT Kereta Api Indonesia.
“Hari ini saya juga akan mencoba kereta api baru yang baru saja di luncurkan oleh KAI untuk mendukung dan memperkuat sektor pariwisata, dengan nama Nusantara Explorer,” kata Presiden Prabowo.
Kemudian, rangkaian kereta api Nusantara Explorer mengantar Presiden bersama rombongan yang terbatas melewati jalur pantai utara Jawa menuju Kabupaten Batang.
Selama perjalanan, Presiden menikmati pemandangan persawahan, area pemukiman, serta aktivitas warga yang terlihat di sepanjang jalur kereta.
Selain itu, penggunaan Kereta Api Nusantara Explorer menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan koneksi antar daerah dengan menawarkan transportasi yang nyaman, modern, dan mendorong perkembangan sektor pariwisata.
Di sisi lain, tindakan tersebut juga menunjukkan dukungan terhadap pertumbuhan industri perkeretaapian nasional sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan transportasi umum.
Setibanya di Kabupaten Batang, Presiden di jadwalkan untuk menghadiri acara penyerahan 62 ribu unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan secara massal.
Sementara itu, kegiatan tersebut berlangsung di area Puri Delta City Side Batang dengan total dana yang digunakan mencapai Rp880 miliar.
Melalui agenda tersebut, pemerintah berusaha meningkatkan akses masyarakat terhadap tempat tinggal yang layak. Selain itu, pemerintah juga meningkatkan dana yang di alokasikan untuk sektor perumahan khususnya bagi masyarakat dengan penghasilan rendah.
Sumber: BPMI Setpres (Dok. Istimewa)
- Penulis: Husni
