Prabowo Percepat Penguatan Koperasi Merah Putih, Seluruh Kementerian, TNI, dan Polri Diminta Beri Dukungan Penuh
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 38

Sumber: BPMI Setpres (Dok. Istimewa)
JAKARTA, Pastime News – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama seluruh anggota Kabinet Merah Putih di Gedung Kepresidenan Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Rapat berlangsung selama hampir tiga setengah jam dan membahas cara meningkatkan kecepatan penguatan Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Kelurahan Merah Putih, serta Koperasi Nelayan Merah Putih.
Selain itu, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat koperasi sebagai infrastruktur strategis sekaligus penggerak perekonomian masyarakat.
Selanjutnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberikan panduan dari Presiden kepada semua kementerian dan lembaga.
Indonesia wajib terhadap penuh terhadap pengembangan Koperasi Merah Putih, menurutnya.
Di sisi lain, dukungan tersebut juga melibatkan TNI dan Polri untuk memastikan program tersebut berjalan dengan baik dan efisien di seluruh wilayah.
Zulkifli Hasan mengatakan,
“Presiden menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Kelurahan Merah Putih, dan Koperasi Nelayan Merah Putih harus mendapatkan dukungan dari semua kementerian, lembaga, TNI, serta Polri agar bisa berhasil menjadi infrastruktur pemerintah dan off taker.”
Selanjutnya, pemerintah menetapkan Koperasi Merah Putih sebagai pusat distribusi berbagai program nasional.
Oleh karena itu, semua barang yang mendapat subsidi atau bantuan dari pemerintah akan di distribusikan melalui koperasi tersebut.
Oleh karena itu, distribusi di harapkan semakin terpadu, efektif, serta lebih tepat sasaran.
Zulkifli Hasan mengatakan,
“Semua barang subsidi dan bantuan dari pemerintah akan di distribusikan melalui Koperasi Desa Merah Putih atau Koperasi Kelurahan Merah Putih.”
Sementara itu, dalam rapat tersebut juga di bahas mengenai kesiapan pembayaran angsuran pertama dari Agrinas Pangan kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Adminisstrasi persyaritan berbagai proses verifikasi dan validasi saat ini sepertir.
Oleh karena itu, seluruh proses di jadwalkan selesai pada bulan Agustus sebelum waktu pembayaran deadline di bulan September.
Zulkifli Hasan menjelaskan,
“Kami terus berusaha agar semua persyaratan selesai pada bulan Agustus, sehingga sebelum bulan September, angsuran pertama dari Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih dapat dibayarkan kepada Himbara.”
Lebih lanjut, Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah memastikan bahwa semua persiapan berjalan sesuai dengan rencana yang telah di tetapkan.
Dengan cara tersebut, manfaat dari program tersebut bisa langsung di rasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah.
Zulkifli Hasan menambahkan,
“Persiapan harus berjalan dengan baik agar setelah bulan Oktober seluruh program Kopdes semakin terarah dan manfaatnya dapat di rasakan oleh masyarakat Indonesia.”
Akhirnya, penguatan Koperasi Merah Putih menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi rakyat yang lebih kuat dan stabil.
Selain itu, di harapkan adanya kerja sama yang baik antara kementerian, lembaga, TNI, Polri, serta pemerintah daerah agar peluang usaha dapat di perluas.
Sebab itu, koperasi bukan hanya menjadi saluran dari program pemerintah.
Sebaliknya, koperasi juga di harapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi di desa dan kelurahan.
Akhirnya, langkah ini di harapkan bisa memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dan memberikan kesempatan yang lebih merata untuk kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sumber: BPMI Setpres/presidenri.go.id
- Penulis: Husni
