Prabowo Tegaskan Bendungan dan B50 Perkuat Kemandirian Nasional
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 47

Sumber: BPMI Setpres (Dok. Istimewa)
LOMBOK BARAT, PAStime News – Presiden Prabowo Subianto menghadiri dan meresmikan lima bendungan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat (10/7).
Selanjutnya, Presiden menggaris bawahi bahwa pembangunan infrastruktur tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam mengelola kekayaan nasional demi kesejahteraan rakyat.
Selain itu, kepala negara juga menghubungkan pembukaan bendungan tersebut dengan keberhasilan penerapan B50 yang baru saja di luncurkan sehari sebelumnya.
Setelah itu, Indonesia menjadi negara pertama yang menghasilkan bahan bakar diesel berbasis minyak sawit dengan campuran 50 persen.
Lima bendungan yang hari ini kita resmikan merupakan investasi dari negara sekitar Rp9,79 triliun. Kemarin adalah hari yang sangat bersejarah. Saya meresmikan peluncuran Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang mampu menghasilkan solar dari tanaman nabati, khususnya dari kelapa sawit.
“Sekarang solar kita 50 persen berasal dari kelapa sawit,” kata Presiden Prabowo.
Selanjutnya, Presiden menjelaskan bahwa pelaksanaan B50 menunjukkan awal dari pengurangan ketergantungan pada impor minyak solar dari luar negeri.
Selain itu, kebijakan tersebut di perkirakan dapat menghemat uang negara hingga 170 triliun rupiah setiap tahunnya.
Jadi ini merupakan prestasi kita, negara pertama di dunia. Satu, yang berani bikin B50. Dua, berhasil bikin B50. Dulu ketika kita mulai, banyak orang yang menentang. Tidak bisa, nanti mesin rusak. Nanti pabrik tidak mau kasih kita mesin. Nanti ini, nanti itu,” imbuh Kepala Negara.
Selanjutnya, Presiden menilai bahwa pembangunan infrastruktur dan peningkatan kemandirian energi adalah hasil dari kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Sumber: BPMI Setpres (Dok. Istimewa)
Oleh karena itu, pemerintah akan terus menjaga penggunaan anggaran secara efisien sekaligus memperkuat manajemen pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi.
Yang kita perjuangkan, yang saya perjuangkan bersama pemerintah yang mendukung saya, bersama koalisi yang mendukung saya, dengan mandat yang di berikan oleh rakyat, adalah meraih kemakmuran bagi rakyat Indonesia.Yang kita usahakan adalah mengurangi, sekaligus mencoba menghabisi korupsi, melakukan penghematan, serta meningkatkan efisiensi.
“Kita sedang berjuang agar Indonesia menjadi negara yang makmur,” tegas Presiden Prabowo.
Oleh karena itu, pemerintah tetap berkomitmen untuk terus membangun bendungan, memperkuat ketahanan energi, serta mengelola anggaran secara optimal.
Oleh karena itu, langkah-langkah tersebut di harapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia.
Sumber: BPMI Setpres/presidenri.go.id
- Penulis: Husni
