Presiden Prabowo Kantongi Komitmen Investasi Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 90

Sumber: Kementerian Sekretaris Negara Republik Indonesa
JAKARTA, PAStime News — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto.
Kunjungan resmi ke Jepang dan kunjungan kenegaraan ke Republik Korea juga menghasilkan hasil yang nyata.
Lebih lanjut, pencapaian tersebut berupa kesepakatan kerja sama bisnis yang cukup besar.
Dalam penjelasan tertulis, Teddy menyebut total nilai kesepakatan mencapai USD 33,89 miliar.
Dengan begitu, jumlah tersebut setara dengan sekitar Rp575 triliun dari kedua negara yang menjadi mitra strategis.
Secara rinci, untuk Jepang tercatat kesepakatan sebesar USD 23,63 miliar.
Sedangkan dari Republik Korea, nilai kesepakatannya mencapai USD 10,26 miliar.
“Dari Jepang tercatat komitmen bisnis sebesar USD 23,63 miliar, sedangkan dari Republik Korea mencapai USD 10,26 miliar,” tulisnya.
Oleh karena itu, total keseluruhan mencapai USD 33,89 miliar atau sekitar Rp575 triliun.
Ia mengatakan, pencapaian ini menunjukkan betapa besarnya kepercayaan para investor global terhadap Indonesia.
Selain itu, arah kebijakan ekonomi yang di terapkan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo di anggap semakin mengesankan.
Terutama, kebijakan ini fokus pada pengembangan industri dan penguatan ketahanan energi nasional.
Di sisi lain, pembangunan sektor penting juga menjadi perhatian utama pemerintah.
Lebih jauh, Teddy menegaskan bahwa partisipasi aktif Presiden dalam komunikasi bisnis sangat penting.
“Bapak Presiden tidak hanya hadir untuk simbolis saja, tetapi juga aktif mendengarkan dan memberikan tanggapan segera,” ujarnya.
Selanjutnya, Presiden juga memberikan solusi langsung untuk berbagai masukan dari pelaku bisnis.
Akibatnya, kepercayaan investor terhadap Indonesia semakin meningkat dengan signifikan.
Di samping itu, pemerintah berkomitmen untuk memastikan semua kesepakatan dapat segera dilaksanakan.
Dengan demikian, pelaksanaan investasi di harapkan bisa memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional.
Pada akhirnya, komitmen tersebut di yakini bisa mendorong terciptanya lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: Kementerian Sekretaris Negara Republik Indonesia/www.setneg.go.id- Penulis: Husni
