Presiden Prabowo Subianto Tinjau Pengungsian Gempa Nagekeo Guna Pastikan Pemulihan dan Perlindungan Warga Terdampak
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 23

Sumber: BPMI Setpres (Dok. Istimewa)
NAGEKEO, PAStime News — Oleh karena itu, suasana tenda pengungsian Lapangan Berdikari Nagekeo mendadak riuh.
Sebab, Presiden Prabowo Subianto hadir langsung menyapa warga terdampak gempa.
Selanjutnya, masyarakat berdesakan mendekat demi menyambut kedatangan Kepala Negara.
Bahkan, anak-anak turut menyelinap di antara kerumunan dengan antusiasme tinggi.
Di samping itu, suasana kekeluargaan tampak sangat erat tanpa jarak.
Dengan demikian, warga berkesempatan menjabat tangan hingga memeluk Presiden secara langsung.
Bahkan, Presiden Prabowo meluangkan waktu khusus untuk berbincang dengan anak-anak.
Selain itu, beliau membagikan mainan demi menghadirkan kegembiraan di pengungsian.
Sebagaimana diketahui, gempa magnitudo 7,7 sebelumnya mengguncang wilayah Nagekeo.
Akibatnya, aktivitas rumah tangga dan kegiatan belajar anak-anak menjadi terganggu.
Oleh sebab itu, perhatian psikologis bagi anak-anak menjadi prioritas utama pemulihan.
Dengan demikian, ruang bermain dan interaksi disiapkan di tenda pengungsian.
Sementara itu, Presiden menegaskan komitmen perbaikan fasilitas pendidikan secara cepat.
“Sudah kita siapkan perbaikan-perbaikan, langkah-langkah sementara supaya sekolah bisa segera buka,” tegas Presiden Prabowo Subianto.
“Segera kita jalankan mungkin untuk keamanan, sekolah-sekolah mungkin di tenda dulu,” tambah Presiden Prabowo Subianto.
Oleh karena itu, kehadiran Kepala Negara memberikan rasa tenang bagi masyarakat.
Selanjutnya, Presiden memberikan ketegasan moral kepada seluruh pengungsi gempa Nagekeo.
“Percayalah, pemerintah tidak akan membiarkan saudara sendiri,” ujar Presiden Prabowo Subianto.
“Kita hadir dan kita akan terus membantu saudara-saudara,” lanjut Presiden Prabowo Subianto.
Sebelumnya, Presiden memimpin rapat koordinasi penanganan darurat pascabencana gempa.
Di samping itu, beliau menyoroti pentingnya percepatan rehabilitasi serta rekonstruksi bangunan.
Sebab, pemulihan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan harus kembali berjalan normal.
Pada akhirnya, senyum anak-anak menjadi simbol kebangkitan masyarakat Nagekeo.
Dengan demikian, harapan untuk pulih dan bangkit kembali terpancar nyata.
Sumber: BPMI Setpres/presidenri.go.id
- Penulis: Husni
