Rutan Marabahan Perkuat Pembinaan melalui Layanan Perpustakaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 103

Dok. Humas Rutan Marabahan (Dok. Istimewa)
MARABAHAN, PAStime News – Pertama, Rutan Kelas IIB Marabahan meningkatkan cara pembinaan dengan menyediakan layanan perpustakaan untuk Warga Binaan.
Selanjutnya, tempat ini berfungsi sebagai alat untuk membangun kepribadian yang mendukung akses literasi yang lebih luas.
Selain itu, adanya perpustakaan membantu menciptakan kebiasaan membaca secara teratur di Rutan.
Dengan demikian, Warga Binaan dapat menggunakan waktu luang dengan cara yang lebih produktif dan bermanfaat.
Kemudian, perpustakaan dilengkapi dengan berbagai koleksi buku yang sesuai dengan kebutuhan pembinaan yang menyeluruh.
Tidak hanya itu, ada juga buku tentang agama, pengetahuan umum, motivasi, dan pengembangan diri.
Oleh karena itu, Warga Binaan didorong untuk terus belajar dan memperluas pengetahuan mereka secara terus-menerus.
Lebih lanjut, kegiatan membaca membantu membentuk pemikiran yang terbuka dan sikap positif.
Dengan begitu, hal ini menjadi bekal yang penting untuk menghadapi kehidupan setelah masa hukuman.
Selanjutnya, Pembina Kepribadian Syamsuddin menegaskan pentingnya budaya membaca dalam proses pembinaan.
Ia mengatakan,
“Kami terus mengajak Warga Binaan menjadikan membaca sebagai kebiasaan sehari-hari. “
Lebih jauh, ia menambahkan,
“Membaca meningkatkan ilmu, membentuk cara berpikir, dan membantu mengendalikan emosi. “
Kemudian, ia menyatakan,
“Alhamdulillah, minat baca Warga Binaan cukup tinggi. “
Di sisi lain, pihak Rutan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan secara berkala.
Selain itu, penambahan koleksi buku terus di lakukan untuk menarik minat baca yang lebih luas.
Dengan demikian, upaya ini mendukung terbentuknya lingkungan pembinaan yang edukatif dan manusiawi.
Sementara itu, pendekatan ini juga bertujuan untuk perubahan perilaku yang lebih baik.

Dok. Humas Rutan Marabahan (Dok. Istimewa)
Di sisi lain, salah satu Warga Binaan bernama RA mengapresiasi fasilitas ini.
Ia mengungkapkan,
“Kami bisa menggunakan waktu dengan kegiatan yang lebih berguna. “
Lebih lanjut, ia menyatakan,
“Pilihan buku lengkap sehingga kami bisa belajar sekaligus menenangkan pikiran. “
Kemudian, ia menambahkan,
“Membaca memotivasi kami untuk menjadi pribadi yang lebih baik. “
Akhirnya, keberadaan perpustakaan menjadi bukti nyata komitmen untuk pembinaan yang berbasis literasi secara berkelanjutan.
- Penulis: Husni
