Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pemasyarakatan » Seni di Balik Jeruji: Lapas Banyuwangi Tampil di Tempo Doeloe

Seni di Balik Jeruji: Lapas Banyuwangi Tampil di Tempo Doeloe

  • account_circle mamang
  • calendar_month
  • visibility 47

PAStime News, BanyuwangiPemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) resmi membuka acara budaya bertajuk “Banyuwangi Tempo Doeloe”. Pembukaan yang berlangsung meriah itu semakin istimewa dengan kehadiran penampilan spesial dari Sanggar Tari Paswangi, yang beranggotakan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, Selasa (23/9).

Para penari dari Sanggar Tari Paswangi sukses memukau para tamu undangan dengan membawakan Tari Kinasih Sutra. Tarian yang merupakan karya asli sanggar tersebut mengisahkan tentang kekuatan cinta dan pengorbanan tak terbatas dari seorang istri kepada suaminya.

Penampilan khidmat dan penuh penghayatan mereka berhasil menyita perhatian dan decak kagum seluruh penonton yang hadir. Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyatakan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan nyata dari Pemkab Banyuwangi terhadap proses pembinaan yang di lakukan di Lapas.

“Ini adalah bukti bahwa kepedulian pemerintah daerah terhadap pembinaan karakter warga binaan sangat tinggi. Selain itu, penampilan ini juga menunjukkan kreativitas yang di miliki oleh warga binaan tidaklah padam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wayan menyebutkan bahwa penampilan ini semakin menegaskan fungsi Lapas yang tidak membatasi kreativitas warga binaan, meskipun mereka berada dalam lingkungan yang terbatas.

“Kami berharap, momen ini dapat menjadi pelecut semangat bagi warga binaan untuk terus berkreasi, berkarya positif, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang bermanfaat,” tambahnya.

Apresiasi tinggi juga di sampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Banyuwangi, Taufik Rohman. Ia mengaku kagum dengan kualitas penampilan yang di tunjukkan.

“Saya sangat mengapresiasi. Tarian yang di bawakan sangat memukau dan tidak kalah dengan sanggar-sanggar tari lain di Banyuwangi. Ini adalah bukti nyata bahwa talenta dan semangat berkesenian tidak terhalang oleh tembok pembatas,” ungkapnya.

Taufik juga menyampaikan kekagumannya pada berbagai inovasi pelatihan yang di lakukan oleh Lapas Banyuwangi.

Lapas Banyuwangi patut di acungi jempol. Inovasi seperti ini efektif membentuk karakter warga binaan agar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi lebih baik,” pungkas masyarakat.

Event Banyuwangi Tempo Doeloe di gelar tiga hari, menampilkan kekayaan budaya dan nuansa nostalgia. Keikutsertaan Sanggar Tari Paswangi menjadi salah satu highlight yang menyampaikan pesan tentang harapan, perubahan, dan kekuatan seni dalam proses pemulihan.

  • Penulis: mamang

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapas Kelas IIA Purwokerto bersama Dinas Pertanian Banyumas gelar pelatihan budidaya melon bagi warga binaan, Jumat (19/9). (Dok: Humas Lapas Purwokerto)

    Lapas Purwokerto Gelar Pelatihan Pemeliharaan Tanaman Melon untuk Warga Binaan

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PAStime News, Purwokerto – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan bimbingan pelatihan pemeliharaan tanaman melon bagi warga binaan, Jumat (19/9). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.30 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga binaan di bidang pertanian, khususnya dalam budidaya melon. Kalapas Purwokerto, Aliandra […]

  • Maknai Nilai Kepahlawanan, Pemasyarakatan Garut Raya Gelar Upacara Hari Pahlawan 2025

    Maknai Nilai Kepahlawanan, Pemasyarakatan Garut Raya Gelar Upacara Hari Pahlawan 2025

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 16
    • 0Komentar

    PAStime News, Garut – Dalam suasana penuh khidmat, jajaran Pemasyarakatan se-Garut Raya yang terdiri dari Lapas Garut, Rutan Garut, dan Bapas Garut melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 pada Senin (10/11) bertempat di Lapas Kelas IIA Garut. Upacara di ikuti oleh seluruh pegawai dari tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Garut Raya. […]

  • LPKA Ambon Raih Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

    LPKA Ambon Raih Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, Bukti Komitmen Jaga Kesehatan Anak

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 928
    • 0Komentar

    PAStime News, Ambon, 21 Oktober 2025 — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon kembali menunjukkan komitmennya. Mereka berupaya menjaga standar kebersihan dan keamanan pangan dengan menerima sertifikat perpanjangan Laik Higiene Sanitasi dari Dinas Kesehatan Kota Ambon. Sertifikat dengan nomor 443.5 / III8 / DINKES dan golongan B ini di serahkan langsung pada Selasa […]

  • Bapas Magelang Apresiasi Pegawai Teladan Dengan Penghargaan

    Bapas Magelang Apresiasi Pegawai Teladan Dengan Penghargaan

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 41
    • 0Komentar

    PAStime News, Magelang – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Magelang memberikan penghargaan Pegawai Teladan kepada Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Madya, Mutiyono, dalam apel pagi yang di gelar di kantor Bapas. Penghargaan tersebut di serahkan langsung oleh Kabapas Magelang, Aris Yuliyanta. Ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan komitmen tinggi yang telah di tunjukkan oleh Mutiyono dalam […]

  • Tiga Bupati Aceh Angkat Tangan Atasi Banjir dan Tanah Longsor Dahsyat, Minta Bantuan Pemprov

    Tiga Bupati Aceh Angkat Tangan Atasi Banjir dan Tanah Longsor Dahsyat, Minta Bantuan Pemprov

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle Husni
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Aceh,PAStime News,  — Tiga Bupati di Aceh Nyatakan Tak Mampu Tangani Darurat Bencana Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh dalam beberapa hari terakhir membuat tiga kepala daerah menyatakan tidak mampu menangani kondisi darurat tersebut. Ketiga bupati yang menyampaikan permintaan bantuan kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat adalah Bupati Aceh Timur Iskandar […]

  • Lapas Solok Ajak WBP Ternak Ayam Petelur, Jadi Wirausahawan

    Lapas Solok Bangun Jiwa Wirausaha WBP Lewat Ternak Ayam Petelur

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 43
    • 0Komentar

    PAStime News, Solok — Lapas Kelas IIB Solok terus membekali Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan keterampilan praktis melalui pelatihan budidaya ayam petelur di lahan Bimbingan Kerja (Bimker) Lapas. Program ini di rancang untuk menyiapkan WBP mengelola usaha peternakan mandiri setelah bebas. Pelatihan mencakup persiapan kandang, pemilihan bibit unggul, pemberian pakan, manajemen kesehatan ayam, serta teknik […]

expand_less