Sinergi Pendidikan Nonformal Dorong Reintegrasi Klien Pemasyarakatan di Tapin
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 102

Dok. Humas Bapas Amuntai (Dok. Istimewa)
TAPIN, PAStime News – Pertama, petugas Pembimbing Kemasyarakatan di Bapas Amuntai Rantau menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Selanjutnya, komitmen ini di wujudkan dengan berkontribusi secara aktif dalam Kelompok Peduli Masyarakat di PKBM Lathiiful Khabiir Kabupaten Tapin.
Selain itu, peran tersebut mencerminkan kerjasama yang nyata antara Bapas dan pendidikan nonformal.
Dengan cara ini, Klien Pemasyarakatan mendapatkan peluang untuk belajar agar bisa mandiri dan memberikan dampak positif.
Kemudian, lewat kerjasama ini, PK Bapas Amuntai mendorong Klien untuk ikut serta dalam pendidikan kesetaraan dan pelatihan keterampilan.
Tidak hanya itu, usaha ini juga meningkatkan pengetahuan serta membantu membentuk karakter dan kemandirian Klien.
Oleh karena itu, proses ini dianggap sangat penting dalam reintegrasi sosial yang berkelanjutan.
Selanjutnya, Pembimbing Kemasyarakatan Anto Setiawan menekankan pentingnya pendidikan untuk mengubah perilaku seseorang.
Ia mengatakan, “Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak. ”
Lebih lanjut, ia menambahkan, “Klien seharusnya mendapatkan hak atas pendidikan yang layak demi masa depan yang lebih baik. ”
Di sisi lain, Ketua PKBM Lathiiful Khabiir, Syahdani Apasha, menyambut baik keterlibatan Bapas Amuntai.
Ia menilai bahwa kerjasama ini memperluas layanan pendidikan bagi masyarakat, terutama untuk Klien Pemasyarakatan.
Ia juga menyatakan, “Kami yakin pendidikan adalah jalan menuju perubahan. ”
Kemudian, ia menegaskan, “Dukungan dari Bapas membuat program ini lebih tepat dan bermanfaat. ”
Sementara itu, Kepala Bapas Amuntai, Subiyanto, menekankan pentingnya peran Pembimbing Kemasyarakatan.
Ia berpendapat bahwa Pembimbing tidak hanya memberi arahan, tetapi juga memicu kerjasama antara berbagai sektor.
Lebih jauh, ia menyatakan, “Keterlibatan dalam KPM memastikan Klien mendapatkan akses pendidikan sebagai bekal hidup. ”
Akhirnya, hasil dari kegiatan menunjukkan perkembangan yang baik dalam kerjasama antara Bapas dan PKBM.
Selain itu, motivasi dan rasa percaya diri Klien juga meningkat selama proses belajar berlangsung.
Dengan demikian, Klien diharapkan mampu meningkatkan kemampuan, mendapatkan keterampilan, dan siap untuk kembali ke masyarakat.
Sebagai penutup, kegiatan ini menunjukkan bahwa pembinaan melibatkan peran aktif masyarakat untuk mencapai perubahan yang berkelanjutan.
- Penulis: Husni
