Sukabumi Raih Kota Terinovatif 2025! Geser 84 Kota Lain di Ajang IGA Kemendagri
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 69

Doc : Diskominfo Sukabumi
PAStime News, SUKABUMI – Kota Sukabumi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan berhasil meraih Penghargaan Kota Terinovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Rabu (10/12).
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan konsistensi Kota Sukabumi dalam menghadirkan berbagai inovasi pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Pada tahun ini, Kemendagri menetapkan sembilan kota terinovatif, yakni Sukabumi, Surabaya, Mojokerto, Bekasi, Surakarta, Tidore Kepulauan, Palembang, Pekalongan, dan Bandar Lampung.
Penilaian Ketat: 36.742 Inovasi Daerah Masuk Seleksi
Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, menjelaskan bahwa IGA 2025 menjadi tahun dengan jumlah inovasi daerah terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan, mencapai 36.742 inovasi.
Proses penilaian dilakukan melalui lima tahapan ketat, meliputi:
Penjaringan inovasi daerah
Verifikasi akademik oleh Universitas Indonesia dan Universitas Hasanuddin
Presentasi kepala daerah
Validasi lapangan
Sidang pleno penentuan final
Meski mencatat rekor, Yusharto menyoroti ketimpangan sebaran inovasi karena 75% di antaranya masih didominasi oleh Pulau Jawa dan Sumatera. Ia menegaskan bahwa IGA menjadi instrumen penting dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah sekaligus dasar pemberian insentif fiskal dari pemerintah pusat.
Wali Kota Sukabumi: “Ini Pemacu untuk Terus Berbenah”
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian ini.
“Alhamdulillah, hari ini Sukabumi meraih penghargaan sebagai salah satu kota terinovatif di Indonesia. Dari 93 kota, hanya 9 yang mendapatkan penghargaan ini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi penyemangat untuk mempercepat penyelesaian berbagai agenda pembangunan prioritas.
“Tahun pertama kami bekerja, insya Allah tahun kedua dan ketiga menjadi momentum mengejar prestasi lain, terutama dalam menuntaskan persoalan pengangguran, kemiskinan, tengkes, pendidikan, dan kesehatan,” tambahnya.
Dua Inovasi Unggulan Sukabumi di IGA 2025
Dalam kompetisi inovasi tahun ini, Kota Sukabumi mengusung dua program unggulan:
Spada Santun (Screening Pajak Daerah Satu Pintu Terintegrasi)
Inovasi dari Badan Pengelolaan Pendapatan dan Keuangan Daerah untuk memperkuat transparansi dan efektivitas pengelolaan pajak.Smart–K (Sistem Manajemen Akuakultur, Rekayasa Teknologi dan Kemitraan)
Program dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan yang mengembangkan teknologi dan kemitraan dalam sektor perikanan guna meningkatkan produktivitas masyarakat.
Dengan prestasi ini, Pemerintah Kota Sukabumi berharap semakin memperluas ruang kolaborasi dan inovasi untuk mewujudkan tata kelola yang adaptif, kreatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
