Tes Urine Acak Kanwil Ditjenpas Sulteng Perkuat Integritas
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 108

Dok. Humas Kanwil Ditjenpas Sulteng (Dok. Istimewa)
PALU, PAStime News – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah telah melaksanakan tes urine secara acak untuk para pegawainya pada hari Senin, 6 April.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat komitmen dalam menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan yang ke-62 pada tahun 2026.
Selain itu, tujuan dari langkah ini adalah untuk memastikan tempat kerja tetap bebas dari penggunaan narkoba.
Pelaksana Harian Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Irpan, menegaskan bahwa aktivitas ini merupakan perintah dari tingkat nasional.
Dia juga menyampaikan,
“Kegiatan ini termasuk dalam langkah menyambut HBP yang ke-62 yang di laksanakan secara serentak. ”
Selanjutnya, ia menambahkan,
“Pengambilan sampel harus mencapai minimal 50 persen dari total pegawai. ”
Tes urine ini di ikuti oleh 35 orang dari berbagai kalangan pegawai dan tenaga pendukung.
Rincian peserta meliputi 29 pegawai, 3 pegawai outsourcing untuk keamanan, dan 3 magang.
Dari total 56 pegawai, pengambilan sampel di lakukan secara representatif untuk mendeteksi lebih awal.
Irpan menambahkan,
“Kami memastikan bahwa pengambilan sampel di lakukan secara representatif sebagai upaya deteksi dini dan untuk memperkuat integritas. ”
Selain itu, kegiatan ini juga mendukung 15 Program Aksi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Terutama, fokus dari upaya ini adalah untuk mencegah peredaran narkoba dan memperkuat sistem keamanan di Lapas dan Rutan.
Ia menyatakan,
“Ini bukan sekadar pemeriksaan, tetapi langkah nyata untuk memastikan semua pegawai bersih dari hal ini. ”
Ia juga mengingatkan semua petugas untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba dalam bentuk apa pun.
Lebih lanjut, ia menyampaikan,
“Kita akan terus mendorong agar tidak ada narkoba, dan hasil tes hari ini semua negatif. ”
Di sisi lain, ia juga menghargai keberhasilan petugas Lapas Ampana dalam menghentikan penyelundupan narkoba.
Salah satu pegawai, Artono Ardhi, menganggap tes urine ini sebagai pengingat yang penting.
Ia menyatakan,
“Ini menjadi cara untuk mengawasi sekaligus memperkuat kami agar tetap profesional. ”
Dengan demikian, kegiatan ini di anggap sebagai langkah nyata untuk membangun budaya kerja yang bersih dan bertanggung jawab.
Akhirnya, Kanwil Ditjenpas Sulteng menegaskan komitmennya untuk menciptakan Pemasyarakatan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan yang terbaik.
- Penulis: Husni
