Tim Panjat Tebing Indonesia Sabet Dua Emas di Prancis
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 37

Sumber: Kemenpora (Dok. Istimewa)
CHAMONIX, PAStime News – Tim panjat tebing Indonesia meraih dua medali emas dan satu medali perak dalam ajang World Climbing Series Chamonix 2026 yang berlangsung pada hari Minggu, 12 Juli.
Selain itu, dua medali emas juga di peroleh dari nomor lomba speed perorangan baik untuk pria maupun wanita.
Sementara itu, medali emas untuk kategori putri di persembahkan oleh Desak Made Rita Kusuma Dewi.
Veddriq Leonardo mendapatkan medali emas untuk kategori putra, sementara Antasyafi Robby Al Hilmi berhasil meraih medali perak.
Dengan demikian, Desak Made kembali menunjukkan penampilan konsisten setelah sebelumnya berhasil meraih medali emas pada seri Krakow, Polandia.
Di babak final, Desak Made mengalahkan atlet asal Italia, Giulia Randi, dengan waktu 6,22 detik.
Sebaliknya, Giulia Randi menyelesaikan lomba dalam waktu 6,51 detik.
“Malam ini, saya tampil dengan performa terbaik. “Saya sangat senang bisa mendapatkan medali emas ini untuk negara dan tim saya,” kata Desak.
Ia menambahkan,
“Di dalam pikiranku, selalu aku katakan, mari kita lakukan yang terbaik.”
Sementara itu, babak final kecepatan putra menghadirkan dua atlet asal Indonesia, Veddriq Leonardo dan Antasyafi Robby Al Hilmi.
Veddriq memastikan medali emas setelah mencatatkan waktu 4,89 detik.
Sementara itu, Robby berhasil mendapatkan medali perak dengan catatan waktu 5,11 detik.
Selain itu, medali perunggu di raih oleh atlet Jepang, Ryo Omasa, setelah mengalahkan Yicheng Zhao dari Tiongkok.
Setelah pertandingan selesai, Veddriq merasa sangat berterima kasih atas hasil yang telah dicapai.
“Saya berasa sangat bersyukur. Ini adalah medali emas pertamaku setelah turut serta dalam Olimpiade. Terima kasih atas dukungannya,” katanya.
Selanjutnya, Veddriq mengakui bahwa persiapan sebelumnya belum berjalan dengan optimal.
Saya berusaha dengan sekuat tenaga dan ini adalah prestasi yang benar-benar tercapai. Saya sangat bersyukur dengan pencapaian ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten Pelatih Speed, Fitriyani, menghargai usaha dan semangat para atlet Indonesia.
“Meskipun masih ada berbagai batasan, para atlet tetap mampu menunjukkan performa terbaiknya,” ujarnya.
Ia menambahkan,
“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas doa dan dukungannya.”
Dengan demikian, hasil tersebut menegaskan kembali komitmen dan ketangguhan Indonesia sebagai salah satu negara unggul dalam olahraga panjat tebing kategori speed di panggung internasional.
Sumber: Kemenpora/kemenpora.go.id
- Penulis: Husni
