Lapas Kelas I Tangerang Ikuti Ibadah Natal Nasional 2025, Perkuat Pembinaan Rohani Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 162

Lapas Kelas I Tangerang Ikuti Ibadah Natal Nasional 2025, Perkuat Pembinaan Rohani Warga Binaan (Dok. Istimewa)
TANGERANG, PAStime News – Lapas Kelas I Tangerang melaksanakan Ibadah Natal Nasional Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Tahun 2025 secara virtual, Selasa (30/12).
Kegiatan ibadah berlangsung pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dan berpusat di Gereja Anugerah Lapas Kelas I Tangerang.
Selain itu, seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Indonesia mengikuti ibadah secara serentak melalui jaringan daring nasional.
Sementara itu, sebanyak 30 Warga Binaan Kristen mengikuti ibadah secara langsung dengan penuh kekhusyukan dan ketertiban.
Pada kesempatan yang sama, vokal grup dan drama musikal Warga Binaan Lapas Malang serta Lapas Martapura turut memeriahkan ibadah.
Melalui seni rohani, para Warga Binaan menyampaikan pesan iman, pengharapan, serta semangat pembaruan hidup secara menyentuh.
Selanjutnya, Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menegaskan ibadah sebagai bagian penting pembinaan kepribadian Warga Binaan.
Melalui Ibadah Natal Nasional ini, kami menghadirkan penguatan spiritual agar Warga Binaan menumbuhkan kasih, persaudaraan, dan pengampunan.
Pembinaan rohani menjadi bekal penting agar mereka siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi bertanggung jawab dan lebih baik.
Kemudian, Pembina Kerohanian Kristen Lapas Kelas I Tangerang, Alingga, menilai perayaan Natal memberi dampak positif bagi Warga Binaan.
Perayaan Natal menjadi sarana refleksi diri, penguatan iman, serta penumbuhan harapan selama menjalani proses pembinaan.
Di sisi lain, salah satu Warga Binaan berinisial A mengungkapkan rasa syukur atas penguatan iman yang di terimanya.
Ibadah Natal mengingatkan bahwa setiap orang memiliki kesempatan berubah dan menata kehidupan yang lebih baik.
Adapun Ibadah Natal Nasional Tahun 2025 mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” berdasarkan Matius 1:21–24.
Tema tersebut menegaskan pentingnya iman, kasih, pengampunan, serta keharmonisan keluarga sebagai fondasi perubahan diri.
Sebelumnya, kegiatan diawali sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI melalui Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi.
Dalam sambutannya, Mashudi mengajak jajaran Pemasyarakatan dan Warga Binaan mengamalkan nilai Natal dalam proses pembinaan.
Selanjutnya, ibadah di lanjutkan puji-pujian oleh Warga Binaan Lapas Batam dan doa pembuka oleh Pendeta Beny Malekun.
Kemudian, Pendeta Alexander menyampaikan firman Tuhan dan khotbah mengenai keselamatan serta pembaruan hidup.
Dalam khotbahnya, ia mengajak setiap pribadi menjadikan kasih dan pengampunan sebagai dasar perjalanan iman dan pembinaan.
Ke depan, Lapas Kelas I Tangerang berkomitmen menghadirkan pembinaan rohani berkelanjutan bagi seluruh Warga Binaan.
Melalui pembinaan tersebut, Lapas mendukung terbentuknya pribadi beriman, berkarakter, serta siap kembali ke masyarakat.
- Penulis: Husni
