Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tahuna kembali mencatat capaian pendidikan.
Seorang Warga Binaan berinisial KP menyelesaikan Paket C setara SMA.
Selanjutnya, Kepala Lapas Tahuna, Yosef Leonard Sihombing, menyerahkan ijazah secara langsung, Jumat (27/2).
Penyerahan ijazah bertepatan dengan keputusan Pembebasan Bersyarat.
Dengan demikian, KP membawa bekal pendidikan saat kembali ke masyarakat.
Selain itu, momen ini memperkuat makna pembinaan yang utuh.
Yosef Leonard Sihombing menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
Ia menyatakan kebanggaan atas keberhasilan Warga Binaan menyelesaikan pendidikan.
Selain itu, ia menegaskan ijazah menjadi bekal penting bagi masa depan.
Ia kembali menekankan pentingnya pendidikan dalam pembinaan.
Menurutnya, pendidikan meningkatkan rasa percaya diri Warga Binaan.
Dengan demikian, mereka memiliki peluang lebih luas setelah bebas.
Program kesetaraan ini berjalan melalui kerja sama lintas instansi.
Lapas Tahuna berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Selain itu, PKBM Pioner Tahuna turut mendukung pelaksanaan program.
Kerja sama ini mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Sementara itu, KP menyampaikan rasa syukur atas pencapaiannya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Kalapas, guru, dan petugas.
Selain itu, ia menyebut ijazah ini sangat berarti baginya.
Ia juga menyatakan tekad menjalani hidup lebih baik setelah bebas.
Ke depan, Lapas Tahuna akan terus menghadirkan layanan pendidikan berkelanjutan.
Dengan demikian, pembinaan tidak berhenti pada masa pidana.
Akhirnya, pendidikan di Lapas membuka harapan dan peluang baru bagi masa depan Warga Binaan.

