Prabowo Dorong Potongan Tarif Ojol di Bawah 10 Persen, Gojek dan Grab Siap Koordinasi
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 72

Prabowo Dorong Potongan Tarif Ojol di Bawah 10 Persen, Gojek dan Grab Siap Koordinasi dok:(Istimewa)
JAKARATA, PAStime News – Arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai pembatasan potongan tarif ojek online di bawah 10 persen mendorong Gojek dan Grab Indonesia melakukan kajian mendalam serta koordinasi intensif dengan pemerintah demi menjaga kesejahteraan mitra pengemudi dan keberlanjutan industri digital.
Presiden Prabowo Subianto meminta potongan tarif ojol di bawah 10 persen.
Selain itu, arahan ini di sampaikan dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional.
Dengan demikian, kebijakan ini menegaskan keberpihakan pemerintah kepada pengemudi ojol.
Selanjutnya, Gojek melalui PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk menyatakan kesiapan koordinasi.
Namun demikian, perusahaan masih mengkaji detail dan implikasi kebijakan tersebut.
Oleh karena itu, langkah penyesuaian akan di selaraskan dengan regulasi pemerintah.
“GoTo senantiasa mematuhi peraturan pemerintah, termasuk arahan Presiden terkait perlindungan pekerja transportasi online,” ujar Hans Patuwo.
Selain itu, GoTo menegaskan komitmen untuk mendukung seluruh pemangku kepentingan.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah agar manfaat berkelanjutan dirasakan mitra driver dan pelanggan,” jelasnya.
Di sisi lain, Grab Indonesia juga menyampaikan respons terhadap arahan tersebut.
Kemudian, CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi menyatakan penghormatan terhadap kebijakan Presiden.
“Grab Indonesia menghormati arahan Presiden dalam pidato Hari Buruh hari ini,” kata Neneng Goenadi.
Lebih lanjut, Grab menegaskan komitmen mendukung visi pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Namun demikian, Grab masih menunggu aturan resmi terkait kebijakan tersebut.
“Saat ini, kami menunggu penerbitan Peraturan Presiden untuk meninjau detail arahan tersebut,” ujar Neneng.
Selain itu, Grab menilai perubahan struktur komisi akan berdampak besar pada model bisnis platform digital.
Oleh sebab itu, perusahaan akan melakukan kajian menyeluruh sebelum implementasi.
“Kami akan berkolaborasi dengan pemerintah untuk melindungi pengemudi dan menjaga keterjangkauan harga,” ucapnya.
Selanjutnya, Grab menegaskan komitmen jangka panjang dalam mendukung ekonomi digital Indonesia.
“Sejak awal hadir, Grab telah mendampingi jutaan mitra pengemudi dan UMKM,” pungkasnya.
Sementara itu, Prabowo menyampaikan langsung kebijakan tersebut dalam acara May Day 2026 di Monas.
Kemudian, Prabowo menanyakan persetujuan massa terkait potongan tarif 10 persen.
“Kalian minta 10% ya? Saya tidak setuju, harus di bawah 10%,” tegas Prabowo.
Selain itu, pernyataan tersebut di sambut antusias oleh massa buruh yang hadir.
“Enak saja, pengemudi bekerja keras, pihak lain mendapat keuntungan lebih,” tambahnya.
Akhirnya, pemerintah berharap kebijakan ini menciptakan keadilan bagi pengemudi ojol.
Dengan demikian, keseimbangan antara pelaku industri dan pekerja dapat terus terjaga.
sumber:detiknews.com
- Penulis: Husni
