Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Resmi Membuka Ajang Pemilihan Abang None 2026 Guna Menyambut Peringatan Lima Abad Ibu Kota
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 32

Sumber: Pemprov DKI Jakarta (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan ajang Pemilihan Abang None Jakarta 2026.
Selanjutnya, perhelatan ke-54 ini digelar di The St. Regis Jakarta, Jakarta Selatan, pada Kamis (13/8).
Secara strategis, kegiatan ini difokuskan melahirkan duta budaya menyambut peringatan lima abad Jakarta pada tahun 2027.
Oleh karena itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan pentingnya pembinaan generasi muda secara berkelanjutan.
Bahkan, beliau menyampaikan bahwa ajang tersebut bukan sekadar kompetisi unjuk kebolehan belaka.
“Ajang ini lebih dari sekadar ajang kompetisi,” tegas Wagub Rano dalam pidato pembukaannya.
“Pemilihan Abang None adalah ruang untuk menjaga warisan budaya sekaligus menyiapkan generasi muda Jakarta…”
“…yang unggul, kreatif, dan memiliki kecintaan terhadap identitas kotanya, khususnya kekayaan budaya Betawi,” ujarnya.
Sementara itu, sebanyak 36 finalis pilihan mewakili seluruh wilayah administrasi untuk mengikuti pembinaan intensif.
Di samping itu, para finalis bakal bertugas sebagai penyampai informasi publik dalam berbagai agenda internasional.
Mengenai agenda mendatang, Wagub Rano berpesan secara langsung kepada seluruh jajaran finalis:
“Tahun depan banyak sekali kegiatan internasional yang kita lakukan dalam rangka menyambut Jakarta 500 tahun.”
“Pelajari tentang Jakarta, pelajari tentang lima abad,” ungkap Wagub Rano menaruh harapan besar.
Oleh sebab itu, pemahaman sejarah serta arah pembangunan sangat krusial bagi transformasi Jakarta menuju kota global.
Lebih lanjut, beliau memaparkan lompatan posisi Jakarta dalam pemeringkatan indeks kota dunia:
“Di situlah tugas kalian untuk memperkenalkan apa itu Jakarta.”
“Dari nomor 74 sekarang Jakarta menjadi nomor 71 dari Global Cities Index.”
“Saya yakin kita akan mencapai sekitar peringkat 65 kota global,” urainya penuh optimisme.
Hasilnya, beliau berharap melahirkan talenta muda berkarakter yang siap memberikan kontribusi nyata.
“Semoga ajang ini melahirkan talenta muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap membawa kemajuan…”
“…bagi terwujudnya Jakarta menjadi kota global yang inklusif,” tuturnya menambahkan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Disparekraf DKI Jakarta Andhika Permata turut memberikan penjelasan teknis.
Menurutnya, proses seleksi dirancang khusus untuk menjaring sosok penggerak berwawasan ekonomi kreatif.
“Tahun ini kami tidak hanya mencari sosok yang mampu menjadi wajah Jakarta…”
“…tetapi juga pemuda yang mampu menjadi penggerak, pencipta gagasan, dan terus mengembangkan Jakarta sebagai kota global,” jelasnya.
Selanjutnya, penilaian terhadap 18 pasang finalis melibatkan juri lintas disiplin dengan kriteria komprehensif.
Sebagai penutup, seluruh juri menilai kemampuan komunikasi, kepemimpinan, hingga pola pikir kolaboratif peserta.
“Melalui kriteria tersebut, kami berharap Abang None Jakarta menjadi representasi generasi baru…”
“…yang mampu membawa semangat Jakarta sebagai kota global,” pungkasnya menutup sambutan.
Sumber: Pemprov DKI Jakarta/jakarta.go.id
- Penulis: Husni
