Akselerasi Kualitas SDM: Lapas Cipinang Gandeng Perguruan Tinggi Perkuat Program SMART PAS dan Layanan Digital
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 25

Sumber : Lapas Cipinang (Dok. Istimewa)
JAKARTA, 14 AGUSTUS 2026 – Oleh karena itu, Lapas Kelas I Cipinang terus mengoptimalkan penguatan kapasitas sumber daya manusia secara intensif.
Selanjutnya, langkah strategis ini diwujudkan lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Sama bersama beberapa perguruan tinggi ternama.
Hasilnya, kemitraan ini bertujuan untuk menyokong program SMART PAS demi mencetak aparatur yang resilien dan terampil.
Secara khusus, perguruan tinggi yang terlibat meliputi UNJ, UIN Syarif Hidayatullah, serta STIH Litigasi Jakarta.
Bahkan, President University turut menyatakan komitmen kuatnya untuk menyusul dalam proses kerja sama tersebut.
Dengan demikian, kolaborasi di arahkan pada riset, pengabdian masyarakat, literasi hukum, hingga pengembangan budaya belajar internal.
Sementara itu, Kalapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan pentingnya aparatur pemasyarakatan yang adaptif dan terus belajar.
Dalam keterangannya, Dr. Syarpani menyampaikan:
“SMART PAS kami bangun agar proses belajar tidak berhenti pada pelatihan formal. Melalui sinergi dengan perguruan tinggi, pengetahuan, pengalaman, serta praktik baik dapat terus di perkaya dan di terapkan untuk meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan.”
Oleh sebab itu, Action Leader SMART PAS, Ari Budiningsih, secara resmi menyerahkan Buku Pedoman program tersebut.
Lebih lanjut, pedoman ini memuat panduan manajemen pengetahuan internal, dokumentasi pengalaman, serta evaluasi program berkala.
Terkait fungsi pedoman tersebut, Ari Budiningsih menjelaskan:
“SMART PAS bukan sekadar forum berbagi materi, tetapi model pengelolaan pengetahuan internal. Pengetahuan yang sebelumnya melekat pada individu kami dorong menjadi aset organisasi yang terdokumentasi, dapat di akses, dan di gunakan kembali untuk meningkatkan kinerja.”
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Kerja Sama UNJ, Rahmat Darmawan, menyambut baik kolaborasi lintas sektor ini.
Menurut beliau, dunia akademik siap memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas layanan publik masyarakat.
Mengenai kontribusi perguruan tinggi, Rahmat Darmawan mengungkapkan:
“Perguruan tinggi memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi melalui penelitian, pengabdian, dan pengembangan kapasitas aparatur. Kolaborasi seperti ini penting agar ilmu pengetahuan tidak berhenti di kampus, tetapi memberi manfaat langsung bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.”
Selain itu, Lapas Cipinang turut memperkenalkan inovasi digital terbaru bernama LATUCIP-GO Reborn: SIMPATI dalam acara tersebut.
Sebab, sistem digital ini memudahkan warga binaan beserta keluarga dalam memantau proses integrasi secara transparan.
Pada akhirnya, penguatan SDM dan inovasi digital ini bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan.
Singkatnya, Lapas Kelas I Cipinang sukses mempertegas komitmennya sebagai organisasi modern yang adaptif dan profesional.
- Penulis: Husni
