BSSN Tekankan Urgensi Perang Siber di Sesko TNI
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 92

Sumber: Instagram/@bssn_ri (Dok. Istimewa)
BANDUNG, PAStime News – Pertama-tama, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara, Nugroho Sulistyo Budi, menyampaikan pidato umum di Sesko TNI pada hari Senin (13/4).
Selanjutnya, acara tersebut berlangsung di Gedung Grha Widya Adibrata dengan perhatian khusus pada Perang Elektronik dan Perang Siber.
Sebanyak 118 Perwira Siswa ikut serta dalam acara ini secara langsung.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat pemahaman tentang spektrum elektromagnetik dan dunia siber.
Dengan demikian, kedua bidang ini kini menjadi area utama dalam pertahanan modern.
Dalam pemaparannya, Kepala BSSN menekankan bahwa ruang siber sekarang menjadi domain yang mandiri.
Ruang siber juga tidak lagi hanya sebagai pendukung untuk operasi.
“Ancaman di dunia siber tidak lagi terbatas pada peretasan teknis saja,” katanya dengan tegas.
Lebih dari itu, ancaman juga mencakup sabotase, manipulasi informasi, hingga penguasaan sistem penting.
Karenanya, dampak dari ancaman ini bisa setara dengan peperangan biasa.
“Oleh karena itu, menguasai spektrum elektromagnetik dan dunia siber adalah hal yang sangat penting,” tambahnya.
Di sisi lain, sektor pertahanan, ekonomi, transportasi, dan energi menjadi sasaran yang crucial.
Ancaman juga memanfaatkan celah dalam dunia digital untuk mengganggu kestabilan negara.
Oleh karena itu, usaha untuk memperkuat pertahanan siber harus sejalan dengan kemajuan teknologi.
Langkah ini sangat penting untuk mengurangi risiko gangguan pada operasi negara.
Melalui acara ini, para Pasis di harapkan dapat mengerti pentingnya kedaulatan digital.

Sumber: Instagram/@bssn_ri (Dok. Istimewa)
Selain itu, pandangan tentang keamanan siber diharapkan bisa terintegrasi dalam strategi pertahanan negara.
Akhirnya, kerjasama antara BSSN dan Sesko TNI menjadi tindakan nyata untuk menjaga stabilitas negara.
Dengan begitu, kolaborasi ini semakin memperkuat kesiapan dalam menghadapi ancaman yang semakin kompleks.
Sumber: Instagram/@bssn_ri
- Penulis: Husni
