DKI Jakarta Percepat Normalisasi Kali Ciliwung
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 46

Sumber: Pemprov DKI Jakarta (Dok. Istimewa)
Jakarta, Pastime News – Pemerintah Daerah Kota Jakarta kembali mendorong percepatan program penormalan Sungai Ciliwung setelah sebelumnya mengalami penundaan selama beberapa tahun.
Selanjutnya, percepatan proses pembebasan lahan di Kelurahan Cawang menjadi langkah penting untuk terus mempercepat pembangunan tanggul yang berfungsi mengendalikan banjir.
Sementara itu, dalam rencana pembangunan tanggul sepanjang 33,69 kilometer, masih ada kebutuhan pembebasan lahan sepanjang 16,55 kilometer.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa perkembangan pembebasan lahan terus berjalan dengan hasil yang positif.
Alhamdulillah, di RW 03 Kelurahan Cawang, dari total 170 bidang yang di targetkan, sudah selesai 62 bidang. Namun, sampai akhir tahun ini kami berencana untuk menyelesaikan seluruh proses pembebasan,” kata Gubernur Pramono.
Pramono akan percepatan pembebasan lahan mampu mengoptimalkan program pengendalian banjir yang di jalankan Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta.
Program ini merupakan kelanjutan dari proses normalisasi yang sebelumnya sempat terhenti selama periode yang cukup lama. Semoga upaya ini bisa meningkatkan kapasitas aliran sungai, sehingga ketika terjadi banjir, dampaknya tidak lagi sama seperti sebelumnya, ujarnya.
Selanjutnya, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan dana sejumlah Rp300 miliar pada tahun 2026 untuk membantu proses pembebasan lahan.
Anggaran tersebut juga di pakai untuk mengatasi masalah di Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Cakung Lama.
Program ini akan terus berjalan dengan bantuan dana pada tahun 2027 untuk mempercepat upaya mengatasi banjir di Jakarta. Jika target tersebut tercapai, pada tahun 2027, yang bertepatan dengan hari ulang tahun ke-500 Kota Jakarta, normalisasi salah satu sumbu utama Sungai Ciliwung di wilayah Cawang dapat terwujud,” pungkasnya.

Sumber: Pemprov DKI Jakarta (Dok. Istimewa)
Normalisasi sungai merupakan bagian dari strategi menengah dan jangka panjang dalam upaya mengatasi banjir di Jakarta.
Selain di Kali Ciliwung, program yang sama juga akan di terapkan di Kali Krukut dan Kali Cakung Lama, dengan harapan manfaatnya dapat di rasakan oleh masyarakat hingga tahun 2029.
Selanjutnya, sepanjang tahun 2026, upaya pembebasan lahan di fokuskan pada tiga kelurahan yaitu Cawang, Rawajati, dan Pengadegan, dengan jarak sepanjang dua kilometer.
Dengan demikian, Kelurahan Cawang menjadi contoh yang baik dalam pembebasan lahan, dan langkah tersebut kemudian di ikuti oleh 14 kelurahan lainnya sebagai bagian dari upaya mempercepat pengendalian banjir di Jakarta.
Sumber: Pemprov DKI Jakarta/jakarta.go.id
- Penulis: Husni
