Jakarta World FolkFest 2026 Perkuat Citra Kota Global Berbudaya
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 59

Sumber: Pemprov DKI Jakarta (Dok. Istimewa)
JAKARTA, Pastime News – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri acara pembukaan Jakarta World FolkFest 2026 yang di gelar di Balai Agung, Balai Kota, pada hari Kamis, 2 Juli.
Ajang budaya internasional tersebut menyajikan 115 delegasi dari enam negara serta para seniman Indonesia.
Negara-negara yang turut serta meliputi Rumania, Yunani, Polandia, Filipina, Rusia, dan Korea Selatan.
Dalam sambutannya, Pramono menghargai penyelenggaraan Jakarta World FolkFest sebagai tempat pertemuan budaya antar bangsa.
Selain itu, menurutnya, kegiatan tersebut semakin memperkuat peran Jakarta sebagai kota global yang terbuka, inklusif, dan kaya akan budaya.
Pramono mengatakan,
“Saya menghargai penyelenggaraan Jakarta World FolkFest 2026 yang berhasil mengundang 115 delegasi internasional dari enam negara serta para seniman Indonesia.”
Kehadiran ratusan delegasi dari berbagai negara menunjukkan bahwa Jakarta semakin dipercaya sebagai tempat penyelenggara kegiatan budaya berskala internasional.
Selanjutnya, ia menilai kepercayaan itu menunjukkan bahwa Jakarta semakin di akui sebagai salah satu kota yang mampu menyelenggarakan acara budaya berkualitas internasional.
Selama berada di Jakarta, para delegasi menunjukkan seni budaya mereka, turut serta dalam parade budaya, dan mengunjungi tempat wisata ikonik kota tersebut.
Rangkaian kunjungan mencakup area Dukuh Atas, Gedung BNI 46, Bundaran HI, Monumen Nasional, dan juga Kawasan Kota Tua.
Pramono mengatakan,
“Saya melihat antusiasme para delegasi sangat bagus.”
Selain menikmati berbagai pertunjukan budaya, mereka juga turut serta dalam parade budaya dan mengunjungi berbagai tempat bersejarah di Jakarta. Semoga pengalaman ini membawa kesan positif tentang Jakarta.
Sementara itu, Jakarta World FolkFest 2026 menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-499 Kota Jakarta, yang mengarah ke pencapaian lima abad Jakarta pada tahun 2027.

Sumber: Pemprov DKI Jakarta (Dok. Istimewa)
Melalui kesempatan tersebut, Pemprov DKI Jakarta kembali menegaskan identitas Jakarta sebagai kota global yang toleran, inklusif, dan terbuka.
Pramono menegaskan,
“Momen ini merupakan bagian dari serangkaian perayaan hari jadi ke-499 Kota Jakarta menuju usia lima abad Jakarta, sekaligus memperkenalkan citra Jakarta sebagai kota yang kaya budaya, inklusif, dan terbuka bagi semua lapisan masyarakat.”
Oleh karena itu, ia berharap festival ini dapat memperkuat persahabatan antar negara sekaligus meningkatkan promosi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Ia menutup dengan mengatakan,
“Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan persahabatan antar negara, mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, serta menjadikan Jakarta sebagai pusatnya berbagai agenda internasional.”
Sumber: Pemprov DKI Jakarta/jakarta.go.id
- Penulis: Husni
