Jasa Marga Siaga Lebaran 2026
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 112

Jasa Marga Siaga Lebaran 2026 (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News — Pertama, PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama pemangku kepentingan menggelar Apel Terpadu Siaga Operasional Lebaran 2026.
Selanjutnya, kegiatan berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta sebagai penanda kesiapan pelayanan tol.
Selain itu, apel tersebut bertujuan memastikan perjalanan masyarakat selama arus mudik dan balik berlangsung aman, nyaman, serta lancar.
Kegiatan ini turut di hadiri Agus Suryonugroho, Aan Suhanan, Wilan Oktavian, serta Rivan A. Purwantono.
Selain itu, hadir pula Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, bersama jajaran instansi terkait.
Pertama, apel siaga di pimpin Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho sebagai bentuk kesiapan menghadapi arus kendaraan Lebaran.
Kemudian, kegiatan di lanjutkan dengan penekanan sirine sebagai simbol dimulainya operasi pelayanan Lebaran 2026.
Selain itu, Jasa Marga menyerahkan bantuan kebutuhan taktis kepada Korps Lalu Lintas Polri guna mendukung operasi lapangan.
Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengapresiasi kehadiran seluruh pemangku kepentingan.
Ia menegaskan kolaborasi menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran operasional selama masa libur Idulfitri.
Ia menyatakan,
“Jasa Marga menyiagakan sekitar 8.000 personel didukung 516 kendaraan operasional selama operasi ketupat.”
Selain itu, ia menambahkan,
“Empat ruas tol fungsional telah siap 100 persen untuk mendukung kelancaran perjalanan Lebaran.”
Apel terpadu di TMII menandai kesiapan Jasa Marga bersama pemangku kepentingan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Selanjutnya, Jasa Marga memprediksi sekitar 3,5 juta kendaraan keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama.
Untuk itu, perusahaan mengoptimalkan teknologi melalui sistem Jasa Marga Integrated Digital dengan akurasi mencapai 97 persen.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho menjelaskan lima klaster prioritas pengamanan selama operasi ketupat.
Klaster tersebut meliputi jalan tol, jalan arteri, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, serta destinasi wisata.
Selanjutnya, Dirjen Hubdat Kemenhub Aan Suhanan menyampaikan apresiasi atas kesiapan seluruh pemangku kepentingan.
Ia mengatakan,
“Kesiapan Jasa Marga dan para pemangku kepentingan menunjukkan kesiapsiagaan sumber daya angkutan Lebaran 2026.”
Senada dengan itu, Kepala BPJT Wilan Oktavian menilai jalan tol berperan penting mendukung mobilitas nasional.
Ia menegaskan bahwa infrastruktur tol tidak hanya sarana transportasi, tetapi juga bagian pelayanan publik.
Ia menyampaikan,
“Kami mengapresiasi langkah Jasa Marga, termasuk apel siaga serta sistem pemantauan layanan pengaduan.”
Selain itu, Jasa Marga juga meluncurkan layanan Call Center 133 sebagai pusat informasi pengguna jalan tol.
Layanan ini menggantikan nomor sebelumnya serta dapat diakses masyarakat selama 24 jam penuh.
Untuk mendukung operasional, Jasa Marga menyiagakan berbagai armada layanan di seluruh jaringan jalan tol.
Armada tersebut meliputi 176 derek, 124 Mobile Customer Service, 55 ambulans, serta 101 kendaraan patroli.
Selain itu, kesiapan mobile crane juga di tingkatkan untuk mengantisipasi kejadian khusus di jalan tol.
Kemudian, perusahaan menyiagakan 71 waktu siaga serta 209 pompa air guna mengantisipasi cuaca ekstrem.
Sarana lalu lintas juga di perkuat melalui sekitar 18 ribu rubbercone serta rambu rekayasa tambahan.
Selain itu, perusahaan menyiapkan 43 posko kesehatan di berbagai titik rest area.
Untuk mempercepat transaksi tol, Jasa Marga menyiagakan 470 personel on call serta 736 unit mobile reader.
Akhirnya, kegiatan apel di tutup dengan parade kendaraan operasional yang akan bertugas selama Lebaran.
Dengan demikian, melalui kesiapan personel, armada, teknologi, serta kolaborasi lintas instansi, Jasa Marga berkomitmen menghadirkan layanan prima.
Oleh karena itu, perusahaan berharap perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026 berlangsung aman, nyaman, lancar, serta berkeselamatan.
- Penulis: Husni
