Langkah Strategis Kanwil Ditjenpas Sultra Wujudkan Manajemen Talenta ASN Lewat ProASN
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 18

Sumber: Kanwil Ditjenpas Sultra (Dok. Istimewa)
KENDARI, PAStime News – Selanjutnya, penguatan kualitas aparatur sipil negara resmi dilaksanakan di wilayah Sulawesi Tenggara.
Sebab, sebanyak 12 pegawai Kanwil Ditjenpas Sultra mengikuti Program Kebijakan Profiling ASN (ProASN).
Bahkan, kegiatan ini dilaksanakan secara langsung di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kendari.
Secara khusus, agenda penting tersebut berlangsung pada hari Rabu, 26 Agustus 2026.
Selain itu, pelaksanaan ProASN merupakan tindak lanjut langsung Surat Edaran Kepala BKN.
Yaitu, SE Kepala BKN Nomor 6 Tahun 2026 tentang Profiling Aparatur Sipil Negara.
Oleh karena itu, percepatan penerapan manajemen talenta terus didorong demi mewujudkan Asta Cita.
Dengan demikian, visi kepala daerah serta target instansi pemerintah dapat tercapai maksimal.
Di samping itu, ProASN menjadi bagian vital dalam memetakan potensi dan kompetensi aparatur.
Oleh sebab itu, data yang diperoleh dimanfaatkan untuk mendukung manajemen talenta objektif.
Menurut Kepala Kanwil Ditjenpas Sultra, Sulardi, partisipasi pegawai merupakan langkah sangat strategis.
Sehingga, kebijakan pemerintah membangun manajemen talenta berbasis kompetensi dapat didukung penuh.
Selanjutnya, Sulardi menegaskan pandangannya:
“Melalui profiling ini, kita dapat memetakan kompetensi dan potensi pegawai secara lebih objektif, sehingga ke depan dapat mendukung pengembangan karier dan penerapan manajemen talenta di lingkungan organisasi,” ujar Sulardi.
Kemudian, beliau menambahkan bahwa pemetaan ini menyiapkan SDM tepat untuk kebutuhan organisasi.
Oleh karena itu, penempatan pegawai dapat disesuaikan dengan prinsip merit yang transparan.
Berikutnya, Sulardi kembali menjelaskan harapannya:
“Kita berharap hasil profiling ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai potensi masing-masing pegawai. Dengan begitu, pengembangan kompetensi maupun penempatan pegawai dapat dilakukan secara lebih tepat sesuai kebutuhan organisasi dan prinsip merit,” tambahnya.
Sementara itu, penerapan ProASN sejalan dengan upaya mewujudkan birokrasi profesional berorientasi kinerja.
Maka dari itu, basis data ASN yang dihasilkan akan dimanfaatkan untuk perencanaan karier.
Serta, menjadi instrumen utama dalam pengisian jabatan dan peningkatan kapasitas aparatur.
Di sisi lain, peserta kegiatan bernama La Rahman menyambut baik pelaksanaan program ini.
Sebab, agenda tersebut memberikan ruang evaluasi mandiri terhadap potensi yang dimiliki pegawai.
Selanjutnya, La Rahman menyampaikan tanggapannya:
“Bagi kami sebagai peserta, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengetahui sejauh mana kompetensi dan potensi yang kami dimiliki. Hasilnya tentu dapat menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kemampuan dan memberikan kinerja yang lebih baik bagi organisasi,” kata La Rahman.
Adapun para peserta mengikuti seluruh rangkaian asesmen instrumen ProASN BKN.
Sehingga, data profil yang komprehensif dapat tercipta sebagai dasar pengambilan keputusan organisasi.
Oleh sebab itu, keikutsertaan ini membuktikan komitmen Ditjenpas Sultra mendukung sistem merit.
Bahkan, langkah ini memperkuat kesiapan organisasi menghadapi tantangan kompetensi yang dinamis.
Akhirnya, manajemen talenta terarah diproyeksikan mampu mengoptimalkan fungsi Pemasyarakatan kepada masyarakat.
- Penulis: Husni
