Kenaikan Pangkat Pejabat Fungsional Lapas Kendari
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 152

Kenaikan Pangkat Pejabat Fungsional Lapas Kendari (Dok. Istimewa)
KENDARI, PAStime News — Pada Selasa (24/2), dua pegawai fungsional di bidang kesehatan di Lembaga Pemasyarakatan Kendari Tenggara secara resmi mendapatkan kenaikan pangkat.
Adapun pejabat yang di maksud adalah Merry Katili dan Rusman Farid.
Merry naik dari jabatan Perawat Ahli Pertama menjadi Perawat Ahli Muda.
Sementara itu, Rusman naik dari jabatan Perawat Mahir menjadi Perawat Penyelia.
Selanjutnya, prosesi pelantikan di pimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara, Sulardi.
Dalam sambutannya, Sulardi menegaskan bahwa kenaikan tersebut bukan hanya urusan administratif saja.
Sebaliknya, menurutnya, hal itu menunjukkan kepercayaan negara terhadap integritas dan profesionalisme.
Ia mengatakan,
Pelayanan kesehatan di Lapas dan Rutan merupakan bagian yang sangat penting dalam sistem pemasyarakatan.”
Selain itu, ia meminta kepada pejabat yang naik pangkat agar terus meningkatkan kemampuan dan kompetensinya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga profesionalitas.
Kemudian, ia mengingatkan bahwa pemenuhan hak kesehatan bagi Warga Binaan harus di lakukan secara optimal.
Secara khusus, ia menegaskan bahwa tanggung jawab tersebut berlaku di Lapas Kendari.
Di sisi lain, Sulardi kembali menekankan bahwa kesehatan adalah hak dasar bagi warga binaan.
Oleh karena itu, pelayanan harus layak dan manusiawi.
Ia menambahkan,
Peran para petugas kesehatan di bidang pemasyarakatan sangat penting sebagai pihak pertama yang memastikan bahwa kondisi perumahan tetap dalam kondisi yang sehat, bersih, dan dapat di pantau dari segi kesehatan.”
Sementara itu, Merry Katili menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang di berikan.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas diri secara berkelanjutan.
Menurutnya, pelayanan kesehatan bukan sekadar tindakan medis.
Sebaliknya, pelayanan adalah proses pembinaan kesehatan fisik serta mental.
Ia mengatakan,
Kenaikan ini menjadi kewajiban moral saya untuk bekerja dengan lebih baik dan maksimal.”
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa tim klinik setiap hari menghadapi berbagai jenis kondisi kesehatan.
Mulai dari pemeriksaan rutin hingga penanganan penyakit kronis dan darurat.
Selain itu, ia juga menekankan komitmen untuk meningkatkan kemampuan serta sinkronisasi waktu dalam kerja sama.
Dengan demikian, di harapkan layanan menjadi lebih cepat, tepat, dan lebih manusiawi.
Akhirnya, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Tenggara menyatakan harapan besar terhadap peningkatan sumber daya di bidang kesehatan.
Dengan kenaikan tersebut, di harapkan kualitas layanan meningkat secara signifikan.
Akhirnya, hak kesehatan para Warga Binaan terpenuhi secara optimal dan berkelanjutan.
- Penulis: Husni
