Lapas Banjarmasin Luncurkan Mug Sablon Perdana
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 39

Sumber: Lapas Banjarmasin (Dok. Istimewa)
BANJARMASIN, Pastime News – Lapas Kelas IIA Banjarmasin meluncurkan produk mug sablon edisi pertama yang di hasilkan oleh Warga Binaan, pada hari Sabtu tanggal 11 Juli.
Selain itu, produk tersebut mendapat respons positif berkat pembelian pertama dari Kepala Subbagian Tata Usaha, Fajar Shidiq Sulistiawan.
Mug sablon merupakan hasil dari program pembinaan kemandirian yang di laksanakan melalui pelatihan sablon, yang di selenggarakan bersama oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan.
Sebagai hasilnya, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Warga Binaan sekaligus memperluas pengembangan usaha produktif.
Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengapresiasi hasil pelatihan yang berhasil menghasilkan produk yang memiliki nilai jual.
Menurutnya, pencapaian itu menunjukkan bahwa warga binaan mampu menciptakan karya yang berkualitas dan siap berkompetisi di pasar.
“Kerja sama melalui program CSR Pelindo memberikan manfaat nyata bagi pembinaan warga binaan,” kata Akhmad.
Ia menambahkan,
“Hasil dari pelatihan pertama berupa mug sablon memiliki kualitas yang baik dan menjadi awal yang baik bagi pengembangan produk-produk lainnya.”
Selanjutnya, Kalapas berharap keterampilan sablon terus di kembangkan menjadi berbagai produk, seperti baju kaos, jersey, dan media iklan.
Bagus Paras Etika, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, sementara berberhada terhada terhada terus negara berkelanjarnya.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas produksi agar hasil karya warga binaan memiliki daya saing dan dapat diterima oleh masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, Fajar Shidiq Sulistiawan menghargai kualitas mug sablon yang merupakan karya dari Warga Binaan.
“Hasil sablonnya terlihat rapi, warnanya terang dan jelas, serta layak untuk di pasarkan,” kata Fajar.
Ia menambahkan,
“Saya berharap produk semacam ini terus berkembang dan bisa menjadi kebanggaan bagi Lapas Banjarmasin.”
Dengan demikian, Lapas Banjarmasin terus berkomitmen untuk memperkuat pembinaan kemandirian dengan memberikan berbagai pelatihan keterampilan yang produktif.
Akhirnya, program ini di harapkan memberikan bekal kepada Warga Binaan tentang kemampuan bekerja, sehingga mereka bisa hidup mandiri setelah kembali masuk ke tengah masyarakat.
- Penulis: Husni
