Prancis–Indonesia Siap Perkuat Kemitraan Strategis Lewat Inovasi dan Kreativitas 2026
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 127

Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone berbicara kepada wartawan setelah konferensi pers peluncuran "Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026" di Jakarta, Selasa (16/12/2025). (ANTARA/Cindy Frishanti)
PAStime News, JAKARTA – Pemerintah Prancis menyatakan komitmennya untuk memperdalam kemitraan strategis dengan Indonesia dengan menitikberatkan kerja sama pada inovasi dan kreativitas di berbagai sektor. Komitmen tersebut disampaikan oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, usai konferensi pers di Jakarta.
“Kami ingin memberikan upaya khusus pada inovasi dan kreasi karena kami ingin bergerak maju menatap masa depan. Kedua negara kita adalah negara yang inovatif dan kreatif, dengan masyarakat yang sangat berbakat,” ujar Dubes Fabien Penone.
Dubes Penone menyampaikan bahwa pada tahun 2026, Prancis menargetkan penguatan sekaligus peresmian berbagai bentuk kerja sama yang telah berjalan di bidang sains, inovasi, dan kreativitas agar tidak bersifat sementara. Kerja sama tersebut akan diperluas cakupannya, disusun lebih terstruktur, serta diimplementasikan secara berkelanjutan sehingga dapat memberikan dampak nyata dan jangka panjang bagi kedua negara.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dengan talenta-talenta muda yang kreatif dan inovatif. Hal ini menjadikan kerja sama Indonesia–Prancis sebagai kemitraan yang saling menguntungkan dan membuka ruang pembelajaran dua arah.
“Kita dapat bekerja sama dalam mode, desain, film, video game, hingga gastronomi. Dengan bekerja sama, peluang-peluang baru akan tercipta. Hal yang sama juga berlaku untuk seni dan sains,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dubes Penone menekankan pentingnya menghubungkan ekosistem inovasi kedua negara, khususnya melalui penguatan hubungan antara universitas dan lembaga penelitian di Indonesia dan Prancis. Menurutnya, kolaborasi tersebut telah dimulai dan akan ditingkatkan menjadi lebih strategis pada 2026.
Selain sektor inovasi dan kreativitas, kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan juga akan terus diperkuat. Dubes Penone menilai kerja sama tersebut didukung oleh kesamaan aset strategis, termasuk penggunaan alutsista yang sama serta pengembangan kerja sama operasional antara angkatan bersenjata kedua negara.
“Ketika para profesional berdiskusi bersama—para insinyur dan teknisi—terjadi transfer teknologi. Dengan begitu, basis industri dan teknologi pertahanan kita menjadi semakin dekat dan akan terus diperkuat di masa depan,” jelasnya.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Kedutaan Besar Prancis di Jakarta secara resmi meluncurkan program “Tahun Inovasi Prancis–Indonesia 2026”. Program ini akan melibatkan peneliti, seniman, pengusaha, dan kreator dari kedua negara untuk mengembangkan kerja sama inovatif di berbagai bidang, termasuk teknologi, pertanian, pertahanan, kesehatan, desain, serta ekonomi maritim.
Melalui inisiatif ini, Prancis dan Indonesia berharap dapat membangun kemitraan masa depan yang lebih erat, inklusif, dan berdampak luas bagi pembangunan kedua negara.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
