Lapas Cipinang Perkuat Pencegahan Hantavirus
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 57

Sumber: Lapas Cipinang (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang memperkuat pencegahan penyakit dengan mengadakan Sosialisasi Kewaspadaan Risiko Penularan Hantavirus pada hari Kamis (11/6).
Acara tersebut di adakan oleh Klinik Pratama Lapas Cipinang bersinergi dengan Puskesmas Jatinegara, Jakarta Timur, di Aula Bina Insan.
Sementara itu, kegiatan ini mencerminkan komitmen untuk menciptakan lingkungan tempat tinggal yang sehat dan aman.
Selanjutnya, upaya tersebut di lakukan dengan meningkatkan kesadaran tentang hidup bersih dan sehat.
Kepala Lapas Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat kasus Hantavirus di Lapas Cipinang.
Namun, ia menggarisbawahi pentingnya tindakan pencegahan yang melibatkan semua elemen di dalam lingkungan pemasyarakatan.
“Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada kasus Hantavirus di Lapas Cipinang. Tetapi, kita tidak boleh menunggu masalah datang sebelum mengambil tindakan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menjalani gaya hidup sehat secara teratur.
Selain itu, ia mengajak semua agar tidak memelihara binatang di area tempat tinggal untuk menjaga kesehatan bersama.
Menurutnya, kesehatan merupakan faktor utama yang mendukung keberhasilan seluruh program pembinaan bagi Warga Binaan.
Karenanya, lingkungan yang bersih di anggap mampu mendukung partisipasi Warga Binaan secara optimal.
“Pembinaan yang efektif harus di dukung oleh lingkungan yang sehat,” tegas Syarpani.
Sementara itu, Kepala Seksi Perawatan, Chika Panji Ardhianto, melaporkan bahwa kegiatan tersebut di hadiri oleh 150 Warga Binaan.
Melalui kegiatan ini, di harapkan pemahaman peserta tentang pencegahan penyakit semakin meningkat.
Selain memahami materi, peserta diharapkan juga menerapkan informasi tersebut di kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, pembicara dari Puskesmas Jatinegara, Rizki Arbaiatusholeha, menjelaskan risiko penularan Hantavirus dan cara pencegahannya.
Peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai faktor penyebab penyakit serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Sebagai penguatan praktik hidup sehat, tim Puskesmas menunjukkan enam langkah mencuci tangan yang benar.
Dengan demikian, kolaborasi antara Lapas Cipinang dan Puskesmas Jatinegara terus menguatkan layanan kesehatan yang berbasis edukasi dan pencegahan.
Akhirnya, langkah ini mencerminkan semangat Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan PRIMA.
Upaya ini juga menjamin pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan secara maksimal dalam lingkungan yang sehat dan manusiawi.
- Penulis: Husni
