Lapas Tanjung Perkuat Deteksi Dini HIV dan IMS bagi Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 77

Sumber: Lapas Tanjung (Dok. Istimewa)
TANJUNG, PAStime News – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjung bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong dan Puskesmas Mabu’un mengadakan VCT Mobile pada hari Selasa (12/5).
Kegiatan ini bertujuan untuk menjangkau 200 Warga Binaan dengan memberikan informasi tentang kesehatan, konseling, serta pemeriksaan rapid test. Dengan cara ini, langkah untuk mendeteksi HIV dan IMS lebih awal dapat di perkuat.
Acara berlangsung di aula Lapas yang melibatkan tim kesehatan dan penyuluh kesehatan. Selain itu, peserta mendapatkan penjelasan mendalam mengenai HIV dan IMS.
Materi yang di sampaikan mencakup cara penyebaran, pencegahan, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Oleh karena itu, di harapkan kesadaran kesehatan Warga Binaan semakin meningkat.
Selain penyuluhan, ada juga konseling individu untuk peserta. Selanjutnya, di lakukan pemeriksaan rapid test agar bisa mengetahui kondisi kesehatan lebih awal dan tepat.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik serta Kegiatan Kerja, Robbyanoor, mengatakan bahwa kegiatan ini bagian dari pemenuhan hak kesehatan bagi Warga Binaan.
“Kesehatan adalah hak dasar yang harus di penuhi. Melalui VCT Mobile ini, kami ingin memastikan Warga Binaan mendapatkan informasi yang benar dan juga pemeriksaan kesehatan yang cukup,” ujarnya.
Sementara itu, Gazali Rahman dari Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, menyatakan bahwa layanan VCT sangat penting untuk mencegah HIV dan IMS.
“Metode edukasi dan pemeriksaan langsung seperti ini sangat efektif untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan perlindungan kesehatan, terutama di tempat tertutup seperti Lapas,” jelasnya.
Dia juga menambahkan bahwa layanan VCT Mobile di rancang agar Warga Binaan dapat mengikuti pemeriksaan tanpa merasa takut atau khawatir akan stigma.

Sumber: Lapas Tanjung (Dok. Istimewa)
Salah seorang Warga Binaan, Aulia, mengatakan bahwa dia mendapatkan pengetahuan baru melalui kegiatan ini. Dengan demikian, pemahaman tentang kesehatan jadi lebih baik.
“Kami lebih mengerti tentang bahaya HIV dan IMS serta pentingnya menjaga kesehatan. Pemeriksaannya juga membuat kami merasa lebih tenang karena mengetahui kondisi kesehatan kami,” tuturnya.
Hingga saat ini, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Tanjung dalam meningkatkan layanan kesehatan melalui kerja sama dengan instansi kesehatan setempat.
- Penulis: Husni
