Harmoni Lintas Negara: Gubernur Pramono Anung Resmi Membuka Pameran Lukisan SBY Art Community 2026 di Taman Ismail Marzuki
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 17

Sumber: Pemprov DKI Jakarta (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Pameran Lukisan SBY Art Community 2026.
Selain itu, acara kebudayaan ini diselenggarakan di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.
Selanjutnya, pameran bertajuk Art for Peace and a Better Future: Collaboration menghadirkan karya seniman Indonesia dan Jerman.
Oleh karena itu, kemitraan antara SBY Art Community dan Kornfeld Galerie Berlin dianggap sangat krusial.
Bahkan, kolaborasi ini mendorong terwujudnya ruang dialog publik yang dinamis mengenai gagasan seni kreatif.
Oleh sebab itu, Pemprov DKI berkomitmen membangun kota bernilai inklusif melalui pertukaran ide kebudayaan global.
Oleh karena itu, Gubernur Pramono Anung menyampaikan apresiasi mendalam terhadap esensi karya seni rupa.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan:
“Bagi saya, seni lukis memiliki tempat yang istimewa. Lukisan bukan hanya tentang keindahan, tetapi juga tentang gagasan dan pesan yang ingin disampaikan. Dari kanvas, warna, dan sapuan kuas, kita dapat menangkap gambaran sekaligus harapan tentang dunia yang lebih baik dan penuh perdamaian.”
Kemudian, eksibisi bertaraf internasional ini dijadwalkan berlangsung hingga tanggal 30 Agustus mendatang.
Di samping itu, pameran menampilkan karya impresif seniman Jerman Christopher Lehmpfuhl bersama perupa Indonesia.
Di antaranya, Catur Nugroho serta Cia Syamsiar turut memamerkan mahakarya terbaik mereka kepada publik.
Hasilnya, ragam ekspresi visual tersebut memperkaya perspektif masyarakat tentang alam, budaya, dan kemanusiaan.
Di samping itu, Pramono Anung menyatakan kekaguman terhadap lukisan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Bahkan, dirinya mengaku telah mengoleksi tiga buah kanvas lukisan indah karya SBY.
Mengenai pengalaman pribadinya, Gubernur Pramono Anung mengungkapkan:
“Ketika saya datang ke kediaman beliau saat maju sebagai Gubernur, kami lebih banyak berdiskusi tentang lukisan. Di situlah pertama kali saya melihat secara langsung lukisan-lukisan beliau yang luar biasa.”
Oleh sebab itu, sektor kesenian memegang peranan krusial dalam memperkuat identitas kota Jakarta.
Selanjutnya, hubungan kemitraan sister city antara Jakarta dan Berlin semakin kokoh lewat perjumpaan budaya.
Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya merevitalisasi berbagai fasilitas ruang seni di TIM.
Lebih lanjut, penguatan ekosistem kebudayaan dilakukan melalui dukungan pada festival, galeri, dan komunitas lokal.
Mengenai harapan besar atas kerja sama ini, Gubernur Pramono Anung mengutarakan:
“Semoga perjumpaan seni dan budaya melalui kolaborasi ini dapat semakin mempererat persahabatan Jakarta dan Berlin, memperluas pertukaran kebudayaan, serta membawa karya dan pesan perdamaian dari Jakarta ke dunia.”
Akhirnya, pameran ini diharapkan mampu menginsprasi seniman domestik untuk terus menembus kancah internasional.
- Penulis: Husni
