Kemenekraf Sambut Peluncuran Resmi Nintendo Switch 2 di Indonesia Demi Perkuat Ekosistem Gim Nasional
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 41

Sumber: Ekraf (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News – Kementerian Ekonomi Kreatif resmi mengapresiasi ekspansi bisnis Nintendo di pasar domestik melalui peluncuran konsol gim terbarunya.
Selanjutnya, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menghadiri perhelatan strategis Nintendo Business Conference in Indonesia.
Bahkan, Wamen Ekraf langsung berkesempatan mencoba perangkat Nintendo Switch 2 dalam agenda bergengsi tersebut di The St. Regis Jakarta.
Oleh karena itu, kehadiran raksasa gim ini menegaskan bahwa pasar gim domestik kini memegang peran krusial di kancah regional.
Di samping itu, kerja sama tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat proteksi hak cipta industri kreatif digital.
“Kami menyampaikan apresiasi atas kehadiran resmi Nintendo di pasar domestik Indonesia. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat pelindungan hak cipta dan memberantas isu copyright di industri game. Masuknya Nintendo secara resmi diharapkan menjadi titik balik penting dalam memajukan industri kreatif nasional,” ujar Irene Umar.
Secara kronologis, kemitraan formal ini berhasil terwujud setelah terjalinnya koordinasi intensif antara Kemenekraf, Nintendo, dan The Pokémon Company sejak 2025.
Hasilnya, momentum penting ini tidak hanya mendongkrak aspek komersial, tetapi juga memperluas ruang kolaborasi bagi para kreator gim lokal.
Lebih lanjut, sektor ekonomi kreatif diposisikan sebagai mesin pertumbuhan baru yang membuka beragam peluang digital berdaya saing internasional.
“Ekonomi kreatif adalah new engine of growth yang membuka peluang digital luar biasa bagi para pengembang game di Indonesia. Dengan memanfaatkan ekosistem platform Nintendo yang sangat besar, game developer Indonesia diharapkan mendapatkan peluang lebih besar untuk produktif dan mendorong ekspor game Indonesia di pasar global. Ekraf meminta Nintendo untuk secara resmi memasukkan development kit yang menjadi salah satu enabler dalam mendorong masuknya produk game lokal di ekosistem Nintendo,” tambah Irene.
Akibatnya, kemitraan bilateral tersebut diharapkan terus meluas mencakup transfer teknologi, lokalisasi, pengembangan talenta, hingga produksi kekayaan intelektual bersama.
Dengan demikian, sinergi antara kapabilitas global Nintendo dan kreativitas lokal dapat memperkokoh hubungan kerja sama industri kreatif Indonesia-Jepang.
Sementara itu, Nintendo menggandeng Salim Group sebagai mitra distribusi tunggal dengan rencana peluncuran komersial mulai Desember 2026 mendatang.
Menariknya, karya lokal seperti Coffee Talk dan A Space for The Unbound buatan Toge Productions turut dipamerkan resmi.
“Kami merasa konsol ini sangat cocok di Indonesia karena karakteristik permainannya sangat sesuai dengan masyarakat Indonesia yang sangat mencintai keluarga dan teman-teman mereka. Oleh karena itu, kami berharap para pengguna dapat mencoba langsung serta menikmati berbagai jenis permainan dengan beragam cara bersama orang-orang terdekat,” tutur Executive Officer Nintendo, Juro Takeuchi.
Akhirnya, agenda penting peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan Deputi Kreativitas Digital dan Direktur Gim Kemenekraf RI.
Sumber: EKRAF/ekraf.go.id
- Penulis: Husni
