Penguatan Infrastruktur dan Pemulihan Pascabencana Jadi Fokus Sinergi TNI AD dan Pemerintah
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 89

Sumber: BPMI Setpres (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News – Prabowo Subianto menyambut Maruli Simanjuntak dan timnya di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Kamis.
Dalam pertemuan itu, mereka membicarakan kemajuan pelaksanaan tugas penting TNI Angkatan Darat di berbagai daerah di Indonesia.
Selanjutnya, Teddy Indra Wijaya memberikan laporan jelas tentang pencapaian TNI AD melalui pengumuman resmi.
“Dalam pertemuan itu, KSAD melaporkan tentang kemajuan pelaksanaan tugas penting,” kata Teddy.
Di samping itu, TNI AD mendukung pembangunan infrastruktur dasar dan pemulihan setelah bencana di daerah yang terpencil.
Selain itu, percepatan pembangunan jembatan gantung perintis menjadi salah satu pencapaian utama yang disebutkan.
“Dalam tiga bulan terakhir, TNI Angkatan Darat telah menyelesaikan 300 unit jembatan,” jelas Teddy.
Jembatan-jembatan ini tersebar di berbagai daerah yang menjadi penghubung penting bagi masyarakat.
Di sisi lain, TNI AD juga mempercepat pemulihan sektor pendidikan di daerah yang terkena bencana.
Selanjutnya, renovasi fasilitas pendidikan di lakukan bersamaan dengan penyediaan akses air bersih untuk sekolah.
“Dalam tiga bulan terakhir juga, kami telah merampungkan renovasi 300 sekolah,” kata Teddy.
Selain itu, pembangunan 300 titik sumur air bersih mendukung kebutuhan dasar siswa di daerah terdampak.
Namun, pencapaian ini tidak terlepas dari kerja sama lintas sektor yang terus di perkuat.
Lebih lanjut, kolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat pembangunan fasilitas umum hingga ke desa-desa.
“TNI Angkatan Darat bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk menyelesaikan pembangunan fasilitas umum,” ungkap Teddy.
Dengan cara ini, pembangunan semakin cepat menjangkau daerah terpencil secara lebih merata dan terintegrasi.
Akhirnya, langkah cepat ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan hingga ke pelosok Indonesia.
Selain itu, usaha ini juga memperkuat dasar pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Sumber: BPMI Setpres/presidenri.go.id
- Penulis: Husni
