Pertemuan Tingkat Tinggi di Vladivostok: Presiden Vladimir Putin dan Presiden Prabowo Subianto Resmi Mempertegas Komitmen Kemitraan Strategis Indonesia dan Rusia di Kawasan Asia Pasifik
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 22

Sumber: BPMI Setpres (Dok. Istimewa)
VLADIVOSTOK: RUSIA, PAStime News — Selanjutnya, Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi menyebut Indonesia sebagai mitra paling kunci Rusia di kawasan Asia Pasifik.
Oleh karena itu, pernyataan tersebut disampaikan saat beliau menggelar pertemuan bilateral bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Vladivostok, Rusia.
Secara khusus, Presiden Putin menegaskan:
“Indonesia merupakan mitra yang paling kunci bagi Rusia di kawasan Asia Pasifik. Kita terkait dengan hubungan persahabatan selama bertahun-tahun.”
Kemudian, beliau menilai bahwa hubungan historis kedua negara memiliki fondasi yang sangat kokoh dan terus mengalami pertumbuhan positif.
Sebagai buktinya, volume perdagangan bilateral antara Indonesia dan Rusia mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 12 persen sepanjang tahun lalu.
Hasilnya, kerja sama ekonomi tersebut terus diperkuat secara intensif melalui mekanisme Komisi Bersama Rusia–Indonesia di berbagai bidang strategis.
Lebih lanjut, fokus kemitraan kedua negara mencakup sektor pertanian, industri perkapalan, teknologi digital, hingga pengembangan sektor energi nuklir.
Di samping itu, Presiden Putin juga menegaskan posisi penting Indonesia sebagai salah satu sahabat terpercaya Rusia di ASEAN.
Bahkan, kedua negara berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi di tingkat global, termasuk melalui berbagai platform Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Oleh sebab itu, Presiden Putin menutup pernyataannya dengan optimis:
“Saya yakin bahwa pertemuan hari ini akan memberikan dorongan baru kepada hubungan bilateral antara kedua negara kita.”
Secara bersamaan, Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan kembali bahwa Rusia merupakan mitra yang sangat vital bagi Indonesia.
Meskipun demikian, hubungan diplomasinya telah terjalin lebih dari lima dekade dan kini berhasil ditingkatkan menjadi kemitraan strategis.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyatakan:
“Indonesia dan Rusia memiliki ikatan sejarah yang mendalam lebih dari 5 dasawarsa. Bagi Indonesia, Rusia adalah mitra yang sangat penting. Karena itu kami bangga dan gembira hubungan kita bisa meningkat menjadi kemitraan strategis tahun lalu.”
Selanjutnya, Presiden Prabowo merasa sangat terhormat karena Indonesia dapat berpartisipasi aktif dalam Forum Ekonomi Timur ke-11.
Sebab, beliau menilai forum internasional tersebut memiliki potensi luar biasa dalam membangun konektivitas regional yang lebih solid.
Terkait hal itu, Presiden Prabowo menegaskan: “Forum ini memiliki potensi besar dalam menjadi jembatan kerja sama dan konektivitas di kawasan kita.”
Selain itu, beliau menyoroti fakta geografis bahwa Indonesia dan Rusia sama-sama berada di kawasan lingkar Pasifik.
Maka dari itu, sebagai negara kepulauan, Indonesia memandang bahwa kerja sama maritim merupakan agenda yang sangat mendesak.
Terkait posisi tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan: “Kita berdua adalah negara Pasifik dan bagi kami sebagai negara kepulauan konektivitas dan kerja sama maritim sangat penting.”
Akhirnya, beliau menegaskan kesiapan Indonesia untuk mengekspansi kolaborasi ekonomi demi tercapainya keuntungan bersama bagi kedua bangsa.
Sebagai penutup, Presiden Prabowo menegaskan:
“Indonesia terus berupaya untuk terus meningkatkan kerja sama di segala bidang demi mencapai keuntungan bagi kedua negara kita. Kami siap untuk meningkatkan kerja sama ini.”
Sumber: BPMI Setpres/presidenri.go.id
- Penulis: Husni
