Lapas Pangkalpinang Fasilitasi Tes Kemampuan Akademik Paket A bagi Warga Binaan sebagai Wujud Pemenuhan Hak Pendidikan Berkelanjutan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 93

Sumber: Lapas Pangkalpinang (Dok. Istimewa)
PANGKALPINANG, PAStime News – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pangkalpinang mengadakan Ujian Kemampuan Akademik (TKA) Paket A pada hari Selasa tanggal 28 April.
Kegiatan ini berlangsung di ruang PKBM Lapas Pangkalpinang. Sementara itu, ada 12 Warga Binaan yang berpartisipasi. Jadi, program ini merupakan bagian dari pendidikan setara yang mulai di lakukan sejak Senin, 27 April.
Lebih lanjut, Sugeng Indrawan selaku Kepala Lapas Pangkalpinang menekankan pentingnya pendidikan bagi para narapidana.
Dengan demikian, TKA bisa menjadi alat untuk meningkatkan kepribadian mereka. Di sisi lain, hak untuk belajar tetap terjamin meski sedang menjalani hukuman.
“Kami terus berusaha memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk meningkatkan pengetahuan mereka,” kata Sugeng.
Dia juga menambahkan adanya peluang untuk melanjutkan pendidikan setara.
Selanjutnya, Sugeng menegaskan bahwa pemenuhan hak untuk belajar adalah amanah dari undang-undang. Oleh karena itu, ini harus di laksanakan secara konsisten.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 Pasal 9 ayat (c), hak pendidikan di nyatakan dengan jelas. Narapidana juga berhak untuk mendapatkan pelajaran dan pengembangan bakat mereka.
“Kami berkomitmen untuk memastikan hak tersebut dipenuhi secara maksimal,” tambahnya.
Sementara itu, Djubariningsih selaku pengawas TKA dari Dinas Pendidikan mengungkapkan rasa bangganya. Menurutnya, pelaksanaan ini menunjukkan inklusivitas dalam pendidikan.
“Setiap orang berhak atas pendidikan,” jelasnya. Dia juga mengapresiasi pelaksanaan tertib dari TKA Paket A.
Dengan demikian, pembelajaran setara dapat berjalan dengan baik.
Di sisi lain, salah satu peserta, S, menyatakan rasa syukurnya. Ia merasa bahwa kesempatan ini sangat berharga untuk masa depannya.
“Senang sekali bisa belajar dan mengikuti ujian ini,” ungkapnya. Ia juga berharap hasilnya membawa dampak positif.
Terakhir, Lapas Pangkalpinang berharap agar program pendidikan ini bisa terus berlanjut. Dengan begitu, kelulusan peserta dapat meningkat.
Selain itu, kualitas pembinaan juga semakin baik. Akhirnya, para Warga Binaan akan lebih siap untuk reintegrasi sosial.
- Penulis: Husni
