Jakarta Jadi Tuan Rumah CULTURA 2026, Rano Karno Dorong Kota Ramah Anak dan Berbudaya
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 46

Sumber: Pemprov DKI Jakarta (Dok. Istimewa)
JAKARTA, Pastime News – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan rasa bangganya karena Jakarta terpilih menjadi tuan rumah CULTURA & Children Global Symposium 2026.
Selain itu, kegiatan tersebut di laksanakan saat bersamaan dengan peringatan Hari Anak Nasional tahun 2026.
Menurut Rano, momen itu menunjukkan komitmen Jakarta dalam menciptakan generasi yang kreatif, memiliki karakter, serta mencintai budaya.
Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional 2026 dan acara Kick-Off CULTURA di Auditorium Utama Museum Nasional Gambir pada hari Kamis, 23 Juli 2026.
“Penjelasan tersebut menunjukkan komitmen Jakarta untuk membangun kota yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga menjadi kota budaya, kota global yang inklusif, serta kota yang ramah terhadap anak,” ujar Rano.
Selanjutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong CULTURA menjadi acara tahunan yang akan berkembang menjadi Festival CULTURA 2027.
Kegiatan tersebut juga di harapkan memperkuat karakter anak serta meningkatkan diplomasi budaya, ekonomi kreatif, dan sektor pariwisata Jakarta.
Menurut Rano, Children Global Symposium menyediakan ruang untuk berdiskusi antar anak-anak dari berbagai latar belakang.
Melalui forum tersebut, peserta bisa mendiskusikan berbagai isu seperti lingkungan, keadilan, dan masa depan secara bersama-sama.
Oleh karena itu, pemerintah menganggap bahwa anak-anak perlu memiliki kesempatan untuk menyampaikan ide-idenya serta harapan-harapan mereka.
“Bagi kami, anak bukan hanya sekadar menikmati manfaat dari pembangunan, tetapi juga harus diberi kesempatan untuk menyampaikan ide-idenya dan harapan-harapannya,” katanya.
Selain itu, Rano juga menghargai kerja sama antara Kementerian Kebudayaan RI, Keana Production, serta berbagai pihak penyelenggara lainnya.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat akan terus di tingkatkan agar bisa menciptakan lebih banyak kesempatan kreatif bagi anak-anak.
Selain itu, Rano berharap semangat CULTURA tetap berlanjut dan tidak hanya terbatas pada acara tahun ini.
Sebaliknya, kegiatan tersebut di harapkan berkembang menjadi gerakan bersama yang bertujuan mewujudkan Jakarta sebagai kota yang ramah anak.
“Momentum ini harus di jadikan tindakan nyata untuk mewujudkan kota ramah anak, di mana setiap anak merasa aman, di dengar, dan memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Rano.
“Kalau kita bisa mempersiapkan generasi yang kreatif, toleran, dan memiliki karakter baik sejak hari ini, saya yakin masa depan Jakarta sebagai kota global akan di bangun oleh tangan-tangan mereka,” tuturnya.
Sementara itu, CULTURA 2026 mengambil tema “The Future is Us: Leaders, Builders, and Believers.“
Tema itu mendorong masyarakat untuk lebih memperhatikan suara anak dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan pendapat, berkarya, serta berpartisipasi aktif.
Selain di ikuti oleh peserta asal Indonesia, kegiatan ini juga menampilkan delegasi anak dan remaja dari 15 negara kawan.
Di antaranya adalah Kanada, Bulgaria, Meksiko, Jerman, Polandia, Kroasia, Belanda, Norwegia, Austria, serta Inggris.
Dengan demikian, CULTURA 2026 di harapkan memperkuat kerja sama internasional sekaligus membantu mewujudkan Jakarta menjadi kota global yang ramah terhadap anak-anak.
- Penulis: Husni
