Kadin Apresiasi Agenda Transformasi Presiden Prabowo, Dinilai Visioner dan Perkuat Daya Saing Indonesia
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 33

Sumber: BPMI Setpres (Dok. Istimewa)
JAKARTA, Pastime News – Para pengusaha menghargai langkah transformasi yang di lakukan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, kebijakan tersebut di anggap memiliki visi yang jelas, pendekatan yang terencana, serta fokus pada pencapaian hasil yang konkret.
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, James Riady, menyampaikan apresiasi tersebut. Ia mengatakannya saat menghadiri pertemuan antara Presiden Prabowo dengan para pengurus Kadin di tingkat pusat dan daerah di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (31/7/2026).
Menurut James, arah kebijakan pemerintah tidak hanya mengatasi tantangan global yang sedang terjadi saat ini. Kebijakan tersebut juga di buat agar bisa memperkuat kemampuan Indonesia di masa depan.
“Kepemimpinan yang Bapak jelaskan memberikan kesan sangat visioner, sangat strategis, dan sangat jelas, baik dari segi pertahanan maupun serangan,” ujar James.
Selain itu, James menganggap keberanian Presiden dalam menerapkan berbagai program perubahan sekaligus sebagai salah satu ciri penting dalam gaya kepemimpinannya. Bahkan, langkah tersebut di anggap tidak sering di lakukan oleh banyak pemimpin.
“Keberanian dalam menerapkan berbagai inovasi sekaligus menunjukkan kepemimpinan yang penuh ketangguhan,” ujarnya.
Selanjutnya, James menekankan perhatian pemerintah terhadap pelaksanaan program yang cepat dan dapat di ukur. Menurutnya, berbagai kebijakan tersebut berhasil mempertahankan stabilitas nasional meski di tengah perubahan dinamika global.
Fokus pada pelaksanaan dan kecepatannya sangat luar biasa.
“Swasembada pangan, ketahanan energi, serta stabilitas subsidi listrik dan LPG menjadi bukti nyata,” kata dia.
Selanjutnya, James menghargai beberapa program strategis yang di tetapkan pemerintah. Di antaranya adalah swasembada pangan, peningkatan ketahanan energi, pengembangan industri hulu ke hilir, pembangunan rumah layak huni, reformasi pendidikan kedokteran, hingga pembentukan instansi Danantara.
Selain itu, ia menilai bahwa pembentukan Danantara menjadi alat penting dalam memperkuat kerja sama antara pemerintah, badan usaha milik negara, dan sektor swasta berdasarkan konsep Indonesia Incorporated.
“Danantara merupakan instrumen Indonesia Incorporated. “Pemerintah harus memimpin dengan kuat, dan saya melihat Danantara sebagai jalan yang benar,” ujar James.
Sementara itu, James juga menilai bahwa diplomasi ekonomi yang di lakukan oleh Presiden Prabowo berhasil memperkuat kepercayaan perusahaan teknologi internasional terhadap Indonesia. Akibatnya, akses terhadap teknologi strategis semakin luas dan peluang ekonomi nasional semakin baik.
Bahkan, James menyebut pendekatan kepemimpinan Presiden Prabowo sebagai kepemimpinan seorang pengusaha. Menurut dia, model kepemimpinan itu menggabungkan visi jangka panjang, pendekatan yang realistis, dan kemampuan dalam membuat keputusan secara tegas.
Di sisi lain, James mendorong pemerintah bersama para pengusaha untuk segera membuat rencana nasional dalam menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan dan robotika. Dengan demikian, Indonesia bukan hanya menjadi pasar untuk teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi, mengembangkan talenta, serta menciptakan industri baru menuju Indonesia Emas 2045.
Sumber: BPMI Setpres/presidenri.go.id
- Penulis: Husni
