Breaking News
light_mode
Popular Tags
Beranda » Pemasyarakatan » LPK Lapas Pemuda Madiun: Disiplin Kerja Dimulai dari Apel Pagi

LPK Lapas Pemuda Madiun: Disiplin Kerja Dimulai dari Apel Pagi

  • account_circle mamang
  • calendar_month
  • visibility 108

PAStime News, Madiun – Dalam upaya membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, serta menanamkan semangat kemandirian, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun secara konsisten menggelar apel pagi rutin bagi warga binaan yang mengikuti program Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Kegiatan di laksanakan pada pukul 08.30 WIB di halaman area kerja LPK.

Apel pagi ini di ikuti oleh seluruh warga binaan yang aktif dalam berbagai bidang pelatihan kemandirian, seperti laundry, pertukangan, pertanian, perikanan, hingga barbershop, Selasa (23/9).

Kegiatan di awali dengan absensi oleh Petugas Giatja, di lanjutkan pembacaan Catur Dharma Narapidana oleh warga binaan pekerja. Apel ini menjadi sarana penyampaian arahan, evaluasi, dan membangun kedekatan petugas dan warga binaan secara tertib dan produktif.

Kasi Giatja, Jumadi, menegaskan apel pagi sebagai pilar penting pelatihan kerja di lapas.

“Apel pagi menjadi wadah untuk menanamkan disiplin, tanggung jawab, serta membangun budaya kerja yang positif. Ini juga menjadi sarana komunikasi antara petugas dan warga binaan dalam menyampaikan arahan dan evaluasi kerja,” ujar Jumadi.

Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, menekankan bahwa kegiatan apel pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari pembentukan karakter yang berkelanjutan.

“Pembinaan bukan hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga soal pembentukan mental dan kedisiplinan. Apel pagi di gelar untuk membentuk warga binaan yang terampil, berperilaku baik, dan siap kembali ke masyarakat,” jelas Wahyu.

Lapas Pemuda Madiun rutin menggelar apel pagi untuk mendukung pembinaan warga binaan yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap berkontribusi positif.

 

(Humas Lapas Pemuda Madiun)

  • Penulis: mamang

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPKA Ambon Gelar Sidak Ponsel Pegawai, Tegas Berantas Judi Online di Lingkungan Kerja

    LPKA Ambon Gelar Sidak Ponsel Pegawai, Tegas Berantas Judi Online di Lingkungan Kerja

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 107
    • 0Komentar

    PAStime News, Ambon  — Dalam upaya menegakkan integritas dan mencegah praktik ilegal di lingkungan kerja, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap ponsel pegawai sebagai bentuk nyata komitmen memerangi judi online di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Maluku Nomor: WP.28.UM.01.01-1459 serta surat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor: […]

  • Petugas Lapas Kelas IIB Tabanan gelar razia blok hunian untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan. (Dok: Humas Lapas Tabanan)

    Cegah Gangguan, Lapas Tabanan Razia Blok Hunian

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 111
    • 0Komentar

    PAStime News, Tabanan – Guna memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap aman dan kondusif, jajaran petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan kembali melaksanakan kegiatan penggeledahan blok hunian Warga Binaan, Senin (29/09). Razia ini di laksanakan oleh Tim III Pengamatan, Pemantauan, dan Deteksi Dini (Pamandini) sebagai bentuk langkah preventif terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Kepala […]

  • Lapas Kelas IIA Kotabaru Konsisten Perluas Akses Pendidikan Kesetaraan Paket C Sebagai Strategi Penguatan Karakter Dan Kesiapan Reintegrasi Warga Binaan (Dok. Istimewa)

    Lapas Kelas IIA Kotabaru Konsisten Perluas Akses Pendidikan Kesetaraan Paket C Sebagai Strategi Penguatan Karakter Dan Kesiapan Reintegrasi Warga Binaan

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 136
    • 0Komentar

    KOTABARU, PAStime News — Lapas Kelas IIA Kotabaru terus menegaskan komitmen dalam memenuhi hak pendidikan bagi warga binaan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, Lapas Kotabaru mengadakan kegiatan pembelajaran pendidikan kesetaraan Paket C pada Senin (2 Februari) di Aula Lapas. Pelaksanaan Pembelajaran Paket C Di Lapas Kotabaru Menjadi Wujud Nyata Pemenuhan Hak Pendidikan Dan Peningkatan Kualitas […]

  • Kanwil Ditjenpas Maluku tegaskan komitmen perkuat kolaborasi layanan publik bersama Kanwil Kemenkumham Maluku dalam peringatan HUT ke-80 Pengayoman. (Web. Ditjenpas)

    HUT Pengayoman: Kanwil Ditjenpas Maluku Tingkatkan Kolaborasi Layanan Publik

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 95
    • 0Komentar

    PAStime News, Ambon – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku tegaskan komitmen untuk memperkuat kolaborasi layanan publik bersama Kanwil Kementerian Hukum Maluku pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Pengayoman, Jumat (22/8). Kehadiran Kanwil Pemasyarakatan Maluku pada momen tersebut di wakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Sarwono. Dalam kesempatan itu, ia […]

  • Lapas Kelas IIB Piru berhasil memanen 35 ikat kacang panjang dari lahan pertanian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Piru, Rabu (20/8). (Web Ditjenpas)

    Panen Kacang Panjang, Lapas Piru Wujudkan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle mamang
    • visibility 105
    • 0Komentar

    PAStime News, Piru – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru kembali menuai hasil memuaskan dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan di bidang pertanian. Rabu (20/8), Warga Binaan berhasil memanen 35 ikat kacang panjang dari lahan pertanian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Piru. Kepala Lapas Piru, Dawa’i, menjelaskan bahwa panen ini merupakan salah satu rangkaian […]

  • Program Magang Nasional 2026 Perluas Kesempatan Kerja Lulusan dan Difabel

    Program Magang Nasional 2026 Perluas Kesempatan Kerja Lulusan dan Difabel

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Husni
    • visibility 55
    • 0Komentar

    JAKARTA, PAStime News – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan secara resmi meluncurkan Program Magang Nasional (PMN) 2026. Program inisiasi yang di lakukan oleh Presiden Prabowo ini memasuki tahun kedua dengan jumlah peserta yang semakin meluas. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyatakan bahwa pemerintah terus mendorong percepatan penyerapan lulusan perguruan tinggi. Ia mengatakan, “Salah satu tugas Pemerintah yang selalu ada adalah bagaimana mahasiswa, khususnya yang berpendidikan S1, dapat dengan cepat mendapatkan pekerjaan dan memperoleh gaji.” Selanjutnya, Teddy menegaskan, “Sejak tahun 2025 dan saat ini tahun kedua, Presiden Prabowo melalui Menaker Prof Yassierli beserta tim telah menciptakan Program Magang Nasional.” Melalui program ini, lulusan sarjana akan menjalani magang selama enam bulan di perusahaan mitra. Peserta akan menerima gaji sekitar Rp3,5 juta hingga Rp6 juta setiap bulannya sesuai dengan upah minimum di daerah tersebut. Selain mendapatkan penghasilan, peserta juga memperoleh pendampingan dari mentor dan pekerja senior untuk meningkatkan kompetensi mereka. Lebih lanjut, Teddy menambahkan, “Peserta PMN) di berikan pelatihan dan bimbingan oleh mentor atau pekerja senior agar keterampilannya meningkat.” Ia juga menambahkan, “Tahun ini tidak hanya merekrut lulusan S1, tetapi juga dari berbagai profesi dan orang-orang yang memiliki disabilitas.” Pada tahun 2025, program ini di ikuti oleh 100 ribu peserta yang tersebar di berbagai perusahaan nasional. Selanjutnya, pada 2026, jumlah peserta meningkat menjadi 150 ribu orang di sekitar 8.800 perusahaan BUMN dan swasta. Teddy menjelaskan, “Tahun ini jumlah peserta meningkat menjadi 150.000, yang akan bekerja di sekitar 8.800 perusahaan BUMN dan swasta.” Hasil dari pelaksanaan tahun pertama menunjukkan pencapaian yang menggembirakan. Sebanyak 30 persen peserta diterima sebagai pegawai tetap, sementara 30 persen lainnya masih menunggu undangan kerja. Oleh karena itu, Teddy menegaskan, “Ini berarti program ini juga merupakan jembatan nyata bagi mahasiswa yang lulus untuk dapat langsung bekerja dan mendapatkan penghasilan.” Dengan demikian, peningkatan jumlah peserta dan perusahaan mitra diharapkan dapat mempercepat penyerapan tenaga kerja muda serta memperkuat kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Sumber: BPMI Setpres/presidenri.go.id

expand_less