Persaingan Ketat Menuju Juara Super League 2025/2026, Persib Bandung Terancam Disalip Rival Terdekat
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 88

Persaingan Ketat Menuju Juara Super League 2025/2026, Persib Bandung Terancam Disalip Rival Terdekat dok:(Istimewa)
JAKARTA,PAStime News – Enam pertandingan tersisa menjadi penentu krusial bagi Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta dalam perebutan gelar juara, sementara persaingan di zona degradasi juga semakin memanas dengan selisih poin yang sangat tipis.
Persaingan menuju juara Super League 2025/2026 semakin memanas. Selain itu, tiga tim teratas terus menunjukkan performa kompetitif.
Hingga pekan ke-28, Persib Bandung memimpin klasemen dengan 65 poin. Sementara itu, Borneo FC menempel ketat dengan 63 poin.
Di sisi lain, Persija Jakarta berada di posisi ketiga dengan 58 poin. Namun demikian, peluang mengejar tetap terbuka.
Selanjutnya, enam pertandingan tersisa menjadi penentu utama gelar juara. Oleh karena itu, setiap tim harus tampil konsisten.
Selain persaingan papan atas, zona degradasi juga menunjukkan dinamika tinggi. Bahkan, beberapa tim terus berjuang keluar dari tekanan.
Saat ini, PSBS Biak berada di posisi terbawah dengan 18 poin. Lebih lanjut, tim tersebut mengalami lima kekalahan beruntun.
Sementara itu, Semen Padang menempati posisi ke-17 dengan 20 poin. Selain itu, hasil buruk dalam tiga laga terakhir memperburuk situasi.
Di posisi ke-16, Persis Solo mengoleksi 24 poin. Namun demikian, posisinya masih belum aman.
Selain itu, beberapa tim di luar zona degradasi tetap menghadapi ancaman serius. Oleh sebab itu, mereka harus menjaga konsistensi performa.
Persijap Jepara dan PSM Makassar sama-sama mengumpulkan 28 poin. Sementara itu, Madura United memiliki 26 poin.
Dengan demikian, selisih poin yang tipis meningkatkan potensi perubahan posisi klasemen. Oleh karena itu, setiap pertandingan menjadi sangat krusial.
Menjelang akhir musim, persaingan diprediksi semakin sengit. Bahkan, ketiga kandidat juara akan saling bersaing ketat hingga laga terakhir.
- Penulis: Husni
