Pramono Hadiri Jalan Santai Lintas Iman di Katedral Jakarta
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 72

Sumber: Pemprov DKI Jakarta (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, hadir dalam acara Jalan Santai Kerukunan dan Kebhinekaan Lintas Iman yang diadakan di Katedral Jakarta pada Sabtu pagi (9/5).
Acara ini diadakan untuk merayakan 219 Tahun Keuskupan Agung Jakarta di pusat kota.
Dengan tema “Syukur 219 Tahun Keuskupan Agung Jakarta dalam Menjaga Keutuhan Alam Ciptaan,” sekitar 3. 500 orang ikut dalam kegiatan ini.
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, juga hadir bersama pemuka agama, FKUB, penganut kepercayaan, dan perwakilan dari pemerintah.
Rangkaian acara meliputi jalan sehat dan penanaman pohon yang bertujuan untuk menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan memperkuat kerjasama antarkelompok agama.
Di kesempatan itu, Gubernur Pramono menegaskan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab seluruh masyarakat.
Dia percaya bahwa menanam pohon dan menjalani gaya hidup ramah lingkungan adalah tindakan sederhana namun sangat berarti.
“Kegiatan seperti ini sangat penting sebagai bentuk keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.
Ia juga menambahkan,
“Gerakan menanam pohon dan hidup ramah lingkungan adalah langkah yang mudah tetapi sangat berharga. ”
Selanjutnya, Gubernur Pramono menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan segera melaksanakan program pemilahan sampah berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026.

Sumber: Pemprov DKI Jakarta (Dok. Istimewa)
Program ini bertujuan untuk mengurangi sampah di TPST Bantargebang yang saat ini menampung lebih dari 55 juta ton sampah.
Program ini di laksanakan dengan kerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Koordinator bidang Pangan.
Gubernur Pramono juga mengajak Keuskupan Agung Jakarta dan masyarakat untuk mendukung program pemilahan sampah ini.
Ia mengatakan bahwa pengelolaan sampah yang lebih baik akan langsung menguntungkan kualitas lingkungan dan kehidupan warga Jakarta.
Di sisi lain, Gubernur Pramono menghargai peran Keuskupan Agung Jakarta dalam menjaga toleransi dan kerukunan sosial.
Dia percaya bahwa suasana damai di lingkungan Katedral Jakarta menggambarkan kuatnya rasa kebersamaan masyarakat ibu kota.
“Jakarta sekarang menjadi kota teraman kedua di ASEAN setelah Singapura,” ujarnya.

Sumber: Pemprov DKI Jakarta (Dok. Istimewa)
Dia menjelaskan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari partisipasi masyarakat dalam menjaga keharmonisan dan toleransi.
Lebih jauh, Gubernur Pramono mengajak semua orang untuk memperkuat solidaritas sosial serta melindungi keberagaman di Jakarta.
Dia juga menekankan pentingnya membangun Jakarta yang aman, nyaman, dan inklusif untuk semua warga.
Sumber: Pemprov DKI Jakarta/jakarta.go.id
- Penulis: Husni
