Langkah Strategis Dua Raksasa ASEAN: Presiden Prabowo dan PM Anutin Charnvirakul Sepakat Memperkokoh Kemitraan demi Stabilitas Regional
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 34

Sumber: BPMI Setpres (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan PM Tailan Anutin Charnvirakul di Istana Merdeka.
Selanjutnya, agenda ini memperkuat kemitraan strategis kedua negara.
Oleh karena itu, hubungan bilateral kini semakin dinamis.
Bahkan, kerja sama berorientasi pada masa depan.
Namun demikian, tantangan kawasan tetap dinamis.
Meskipun begitu, persatuan ASEAN terus dijaga.
Dengan demikian, konsultasi pemimpin kedua berhasil digelar.
Sebab, status hubungan telah meningkat pesat.
Oleh sebab itu, dialog ini sangat strategis.
Selain itu, posisi ekonomi keduanya amat vital.
Maka dari itu, sinergi ini mempengaruhi kawasan.
Akibatnya, stabilitas Asia Tenggara makin kokoh.
“Ini merupakan Leaders Consultation, konsultasi pemimpin-pemimpin kedua sejak Indonesia dan Tailan meningkatkan status hubungan bilateral kita menjadi kemitraan strategis tahun lalu. Ini menunjukkan bahwa kemitraan Indonesia dan Tailan terus berkembang dan berorientasi ke masa depan,” tegas Presiden Prabowo Subianto.
Selanjutnya, isu global dibahas secara mendalam.
Bahkan, keamanan kawasan menjadi prioritas utama.
Oleh karena itu, komitmen bersama kembali ditegaskan.
Sebab, ketidakpastian global semakin meningkat pesat.
Namun, perdamaian regional harus tetap dipelihara.
Oleh sebab itu, kolaborasi politik semakin ditingkatkan.
“Kunjungan ini memiliki makna yang penting. Pertama, karena baik Indonesia dan Tailan adalah pendiri daripada ASEAN, juga kita, ekonomi kita kedua adalah ekonomi yang besar, sehingga hubungan antara kita sangat mempengaruhi keadaan di Asia Tenggara,” jelas Presiden Prabowo Subianto.
Sementara itu, penanganan kejahatan lintas negara diprioritaskan.
Khususnya, kasus penipuan daring menjadi perhatian utama.
Oleh karena itu, ketahanan ASEAN terus diperkuat.
Bahkan, kerja sama intelijen ditingkatkan secara signifikan.
Selain itu, penegakan hukum dilakukan bersama-sama.
Akibatnya, ancaman siber dapat diminimalisasi.
“Sebagai negara pendiri ASEAN, Indonesia dan Tailan memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga perdamaian, stabilitas, keamanan, serta menciptakan kemakmuran bersama di kawasan ini,” lanjut Presiden Prabowo Subianto.
“Indonesia dan Tailan harus terus memainkan peran kepemimpinan dalam memperkuat ketahanan dan relevansi ASEAN. Untuk itu kami sepakat mempererat kerja sama politik dan keamanan, khususnya dalam berbagai bentuk kejahatan transnasional, termasuk dalam penanganan online scam,” kata Presiden Prabowo Subianto.
Kemudian, Presiden memberikan apresiasi tinggi kepada Tailan.
Sebab, pemerintah Tailan membantu pemulangan WNI.
Oleh karena itu, proses repatriasi berjalan lancar.
Bahkan, bantuan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian.
Maka dari itu, rasa terima kasih disampaikan.
Akhirnya, hubungan diplomatik semakin erat dan solid.
“Ini bantuan yang sangat berarti, ini membuktikan eratnya hubungan antara Indonesia dan Tailan. Sekali lagi Yang Mulia atas nama bangsa negara Indonesia saya ingin ucapkan terima kasih dan apresiasi saya yang sebesar-besarnya,” tutur Presiden Prabowo Subianto.
Sumber: BPMI Setpres/presidenri.go.id
- Penulis: Husni
