Pramuka DKI Jakarta Didorong Menjadi Agen Perubahan Lingkungan dan Garda Depan Ketahanan Pangan Nasional
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 20

Sumber: Pemprov DKI Jakarta (Dok. Istimewa)
JAKARTA, PAStime News – Selanjutnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mendatangi Jambore Nasional XII 2026 di Cibubur.
Oleh karena itu, beliau langsung menyapa ratusan Pramuka Penggalang dari berbagai wilayah Indonesia dengan penuh hangat.
Selain itu, kehadiran pimpinan daerah ini bertujuan untuk memberikan motivasi semangat perubahan kepada seluruh peserta.
Bahkan, beliau turut menyampaikan salam hangat dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kepada peserta.
“Bapak Gubernur juga menitipkan salam hangat kepada kalian semua agar senantiasa bergembira, menjaga kesehatan, dan memetik pengalaman berharga di perkemahan akbar ini,” ujar Wagub Rano.
Meskipun demikian, Rano Karno memohon maaf atas keterlambatannya bertemu langsung dengan kontingen Pramuka DKI Jakarta.
Sebab, beliau baru saja melewati proses pemulihan kesehatan pascarawat di rumah sakit beberapa waktu lalu.
Di samping itu, padatnya agenda Pemprov DKI Jakarta dalam peringatan HUT RI menjadi penyebab lainnya.
“Namun, karena rasa cinta dan kebanggaan Kakak kepada adik-adik semua, Kakak menyempatkan diri untuk hadir dan bernapas lega bersama kalian di Buperta Cibubur,” ungkapnya.
Kemudian, Rano Karno menekankan pentingnya menjaga persatuan antarsesama tunas bangsa dari seluruh wilayah Nusantara.
Sebagai contoh, Pemprov DKI Jakarta telah membantu kelancaran keberangkatan kontingen asal Ende, Nusa Tenggara Timur.
“Saya berpesan kepada seluruh kontingen DKI Jakarta untuk senantiasa menjaga nama baik daerah, memperkuat kedisiplinan, dan memegang teguh tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa,” tuturnya.
Oleh sebab itu, sebagai Ketua Kwarda terpilih, beliau bertekad memperkuat posisi Pramuka sebagai mitra pembangunan.
“Adik-adik Pramuka harus bisa menjadi teladan dan agen perubahan di tengah masyarakat dalam menjaga keasrian kota kita tercinta,” tegas Rano.
Oleh karena itu, arena Kampung Pramuka menampilkan pengolahan limbah organik menjadi pupuk serta pelet pakan.
Hasilnya, inovasi lingkungan hidup tersebut membuktikan bahwa pengelolaan sampah dapat mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Kami berharap inovasi pengelolaan sampah menjadi pupuk dan pelet ini dapat menginspirasi seluruh Kwarda di Indonesia dalam mengembangkan konsep pertanian terpadu demi mewujudkan ketahanan pangan nasional,” jelasnya.
Sebab itulah, kehadiran tokoh daerah tersebut disambut secara sangat antusias oleh seluruh peserta perkemahan.
“Kegiatan Jamnas ini memberi kami banyak teman baru serta wawasan berharga, dan kami siap mengamalkan pesan Kak Rano untuk selalu disiplin menjaga kebersihan lingkungan serta mengharumkan nama Jakarta,” ucap Sita (14), peserta asal Jakarta Timur.
Akhirnya, ajang lima tahunan ini sukses menguatkan keterampilan, kemandirian, serta kepedulian lingkungan generasi muda.
Sumber: Pemprov DKI Jakarta/jakarta.go.id
- Penulis: Husni
