Dedi Mulyadi Tegaskan SPMB Calon Siswa Sekolah Maung Transparan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 64

Sumber: PORTAL JABAR (Dok. Istimewa)
BANDUNG, PAStime News – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa praktik titip-menitip dalam penerimaan siswa baru Sekolah Manusia Unggul tidak di perbolehkan.
Selain itu, pendaftaran untuk SPMB Jabar 2026 bagi calon siswa Sekolah Maung akan di mulai dari 25 hingga 29 Mei 2026.
Dedi menjelaskan bahwa sekolah unggulan yang di siapkan oleh Pemprov Jawa Barat di tujukan untuk siswa-siswa yang memiliki kemampuan akademik dan nonakademik terbaik.
Oleh karena itu, semua tahap seleksi harus di lakukan dengan transparan, adil, dan memiliki integritas tinggi.
“Sekolah unggul tidak boleh ada titipan dari siapapun dengan alasan apapun,” tegas Dedi, Senin (25/5/2026).
Sementara itu, mantan Bupati Purwakarta ini meminta semua kepala sekolah dan panitia untuk menjaga kejujuran selama proses penerimaan siswa.
Ia menekankan bahwa setiap pihak harus menghindari tindakan yang bertentangan dengan prinsip keunggulan sekolah.
Selain memberikan peringatan, Dedi juga menyatakan akan memberhentikan siapa pun yang terbukti terlibat dalam penyimpangan seleksi siswa baru.
“Saya tidak ragu untuk memberhentikan kepala sekolah, panitia, dan siapa saja yang berperan,” tambahnya.
Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang terlibat dalam kecurangan dalam penerimaan siswa unggulan.
Menurut Dedi, praktik titip-menitip tidak boleh mengganggu tujuan dari pembentukan sekolah unggulan yang bertujuan untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.
“Tidak boleh ada praktik titip-menitip dan kami akan menindak hukum mereka yang terbukti terlibat,” ujarnya.
Di samping itu, Pemprov Jawa Barat juga berencana untuk mengungkap identitas orang-orang yang mencoba menitipkan siswa melalui cara yang tidak transparan.
“Kami juga akan memberitahukan kepada masyarakat siapa saja yang menitipkan anak mereka di sekolah unggulan,” jelasnya.
Dedi juga berharap bahwa proses penerimaan siswa berlangsung dengan objektif, sehingga siswa-siswa berprestasi bisa di terima tanpa adanya campur tangan dari pihak manapun.
“Ayo kita dukung anak-anak kita untuk menjadi berprestasi tanpa campur tangan dari orang tuanya,” tutupnya.
Sumber: PORTAL JABAR/jabarprov.go.id
- Penulis: Husni
