Lapas Ambon Perkuat Pembinaan Kemandirian Lewat Pelatihan Teknisi AC bagi Warga Binaan
- account_circle Husni
- calendar_month
- visibility 52

Sumber: Lapas Ambon (Dok. Istimewa)
AMBON, PAStime News – Lapas Kelas IIA Ambon kembali meningkatkan pembinaan kepribadian dan kemandirian para warga binaan. Kali ini, lembaga tersebut bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon mengadakan pelatihan kejuruan khusus bidang refrigerasi yang dirancang secara khusus.
Selanjutnya, pelatihan tersebut berfokus pada penggantian komponen pada unit AC split. Kegiatan resmi dimulai pada hari Senin tanggal 3 Agustus dan direncanakan berlangsung selama empat hari.
Pada saat yang sama, acara pembukaan pelatihan diadakan di dalam area Lapas Ambon. Kegiatan tersebut dihadiri oleh struktur organisasi, perwakilan dari BPVP Ambon, instruktur, serta peserta pelatihan yang merupakan warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Ambon, S. Hendra Budiman menekankan pentingnya memanfaatkan program tersebut sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik.
“Kami berharap, setelah selesai menjalani masa pembinaan dan kembali ke tengah masyarakat, para peserta memiliki keahlian yang cukup untuk bisa memberikan jasa perbaikan AC sendiri serta mampu hidup secara mandiri dengan cara yang halal,” kata Hendra Budiman.
Selain itu, Subkoordinator Bidang Produktivitas BPVP Ambon, Ferdinandus Rianto Sampe, yang mewakili Kepala BPVP Ambon, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut dirancang agar mampu menghasilkan keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Melalui kegiatan ini, peserta akan memperoleh keterampilan praktis yang sangat penting dalam dunia kerja. Bekal tersebut juga akan di berikan sertifikat kompetensi kepada peserta yang berhasil lulus. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Lapas Ambon atas kerja sama yang telah terjalin dan berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut,” kata Ferdinandus Rianto Sampe.
Di sisi lain, antusiasme peserta terlihat sejak awal pelatihan. Mereka mengambil kesempatan itu untuk meningkatkan kemampuan mereka sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah mereka bebas.
Salah satu warga binaan yang bernama JMP mengungkapkan rasa terima kasihnya karena di beri kesempatan mengikuti pelatihan keterampilan tersebut.
Pelatihan ini memberikan kami harapan dan jalan baru.
“Dengan keahlian memperbaiki AC yang akan kami pelajari, kami yakin bisa mandiri dan berguna bagi keluarga serta masyarakat ketika sudah bebas,” kata JMP.
Oleh karena itu, Lapas Ambon terus memperbaiki pembinaan yang berfokus pada pengembangan keterampilan kerja. Dengan demikian, program tersebut diharapkan dapat menghasilkan warga binaan yang memiliki kemampuan, aktif, serta mampu berkontribusi secara positif setelah kembali ke masyarakat.
- Penulis: Husni
