Samarinda Siap Go Internasional! Rute Penerbangan Langsung ke Kuala Lumpur Dibuka Februari 2026
- account_circle Ghiffary Alfiansyach
- calendar_month
- visibility 130

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat memberikan keterangan kepada awak media di ruang kerja Balaikota Samarinda. (Humas Pemkot)
PAStime News, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai menyiapkan langkah-langkah strategis guna mendukung pembukaan rute penerbangan internasional perdana yang akan menghubungkan Samarinda, Kalimantan Timur—sebagai kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN)—dengan Kuala Lumpur, Malaysia. Rute internasional ini direncanakan mulai beroperasi melalui Bandara APT Pranoto pada Februari 2026.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan bahwa persiapan matang menjadi kunci agar operasional penerbangan internasional tersebut tidak hanya berjalan lancar dari sisi teknis, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah.
“Pemkot Samarinda terus bersinergi dengan otoritas Bandara APT Pranoto untuk memastikan seluruh aspek kesiapan operasional terpenuhi. Kami berkomitmen memberikan dukungan maksimal agar fasilitas pendukung penerbangan internasional ini dapat dipenuhi sesuai standar,” ujar Andi Harun di Samarinda, Minggu malam.
Menurut Andi Harun, pembukaan rute langsung Samarinda–Kuala Lumpur merupakan kabar positif dan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan konektivitas internasional daerah. Ia optimistis, rute ini akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor, seiring dengan posisi strategis Samarinda sebagai ibu kota provinsi dan kota penyangga IKN.
“Jika Samarinda terhubung langsung dengan jaringan internasional, ini akan menjadi pemicu besar bagi aktivitas ekonomi daerah. Dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, sektor-sektor seperti perhotelan, kuliner, transportasi darat, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diproyeksikan akan mengalami peningkatan aktivitas. Selain itu, peningkatan arus wisatawan dan pelaku bisnis diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Lebih lanjut, Wali Kota Samarinda mengungkapkan bahwa keberhasilan rute Kuala Lumpur nantinya akan membuka peluang pengembangan rute internasional lainnya. Beberapa negara ASEAN hingga Asia Timur disebut menjadi target jangka menengah, selama dapat dilayani oleh pesawat berbadan sedang seperti Boeing 737 atau Airbus A320.
“Setelah Kuala Lumpur, kami menargetkan pembukaan rute ke negara lain seperti Singapura, Thailand, bahkan Korea Selatan. Ini tentu akan semakin memperkuat posisi Samarinda di peta penerbangan internasional,” tambahnya.
Meski demikian, Andi Harun mengakui masih terdapat keterbatasan infrastruktur di Bandara APT Pranoto, khususnya terkait panjang landasan pacu yang belum memungkinkan untuk didarati pesawat berbadan lebar. Oleh karena itu, Pemkot Samarinda terus menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Perhubungan serta mengharapkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Kami berharap ada dukungan penuh, terutama terkait penambahan panjang runway. Dengan begitu, ke depan Bandara APT Pranoto benar-benar siap menjadi bandara internasional yang mampu melayani penerbangan jarak jauh secara aman dan optimal,” tutup Andi Harun.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Pemkot Samarinda optimistis pembukaan rute internasional ini akan menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat peran Samarinda sebagai gerbang strategis Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara.
- Penulis: Ghiffary Alfiansyach
